Jakarta – Kasus Covid-19 yang terus menurun membuat beberapa emiten di sektor ritel mulai pulih. Alfred Nainggolan, Kepala Riset Praus Capital mengungkapkan pemulihan ekonomi, terutama di sektor ritel masih menunjukkan potensi yang bagus dengan perkembangan yang ada.
Alfred mengungkapkan beberapa emiten ritel saat ini tengah mencatatkan kinerja yang baik dan sedang dalam tren penguatan. Adapun emiten tersebut adalah Erajaya Swasembada (ERAA), Indomobil Sukses Internasional (IMAS), dan Ramayana Lestari Sentosa (RALS).
“Kalau untuk ERAA, support kuat ada di level 550 – 560. Dengan posisi harga 580, potensinya masih cukup bagus untuk investor long term. Melihat upsidenya, kita masih optimis. Melihat performa saat ini, level 700 masih cukup pas untuk valuasi saham ERAA,” jelas Alfred pada Market 30 Menit yang digelar Infobank dengan tema “Peluang Saham Sektor Ritel di Tengah Menurunnya Kasus Covid-19” Senin, 13 September 2021.
Adapun untuk IMAS, Alfred menyebut emiten ini masih mencatatkan penguatan untuk jangka pendek. Menurutnya, saham IMAS masih mampu menyentuh 1000 per lembar sahamnya. Sampai berita ini dibuat, emiten IMAS masih berada di posisi 955 per lembar sahamnya.
Lalu, ritel dan jaringan toko swalayan, RALS diprediksi masih akan mampu menguat dengan kondisi perekonomian yang terus membaik. Meskipun demikian, emiten ini akan lebih cocok untuk disimpan dalam jangka waktu yang panjang dibandingkan jangka waktu pendek. Alfred menyarankan para investor bisa masuk di level 610 – 620. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting OJK menilai penurunan kinerja bank Himbara bersifat siklikal akibat faktor global dan pelemahan… Read More
Poin Penting Tugu Insurance menjalankan program Tugu Green Journey dengan mendaur ulang 1,7 ton limbah… Read More
Poin Penting Kemnaker masih menyelidiki dugaan PHK sekitar 400 pekerja PT Karunia Alam Segar, produsen… Read More
Poin Penting CIMB Niaga mencatat laba bersih Rp6,93 triliun pada 2025, tumbuh tipis 0,53% secara… Read More
Poin Penting OJK dan Pemerintah Inggris Raya membentuk Kelompok Kerja Pembiayaan Iklimuntuk mempercepat pembiayaan iklim… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 1,04 persen ke level 8.235,26 akibat sentimen negatif dari kebijakan… Read More