Perbankan

Sektor Properti Mulai Pulih, J Trust Bank Tawarkan Tenor KPR Hingga 30 Tahun

Jakarta – Tahun 2022 diprediksi sebagai momentum bagi kebangkitan kembali sektor properti. Minat pasar pada rumah tapak kembali tinggi dan para pengembang juga terus berlomba-lomba untuk menyediakan produk hunian sesuai selera pasar.

PT Bank JTrust Indonesia Tbk (J Trust Bank) pun berkomitmen untuk mendukung pemulihan perekonomian Indonesia khususnya di sektor properti serta penyediaan perumahan yang berkualitas. Hal ini dilakukan J Trust Bank sejalan dengan tren pemulihan sektor properti yang terus membaik.

“J Trust Bank menyambut baik tren tersebut. Produk KPR kami sangat kompetitif, terjangkau dan jangka waktu pembiayaan hingga 30 tahun. Hal ini merupakan komitmen J Trust Bank,” ujar Direktur Utama J Trust Bank Ritsuo Fukadai seperti dikutip 30 Juni 2022.

Dalam mendukung pertumbuhan sektor properti, J Trust Bank juga melakukan penandatangan kerja sama dengan PT Springhill Mizumi Serpong, untuk pembiayaan kepemilikan perumahan kawasan hunian “Springhill Yume Lagoon” di Cisauk, Serpong, Tangerang.

Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan oleh Direktur Utama J Trust Bank Ritsuo Fukadai bersama Direktur  J Trust Bank R. Djoko Prayitno  dan  Chief Operation Officer (COO)  Springhill Group H Marhendra bersama perwakilan dari Hankyu Hanshin Properties, Kansei Shoda.

“Oleh karenanya kami menjalin kerja sama dengan PT Springhill Mizumi Serpong untuk produk pembiayaan kepemilikan perumahan (KPR) di Springhill Yume Lagoon,” ucapnya.

Hingga akhir Mei 2022, kinerja kredit Bank mencatat pertumbuhan 38% yaitu Rp13,82 triliun dari sebelumnya sebesar Rp10,01 triliun per Desember 2021. Sedangkan pada sisi simpanan melalui instrumen tabungan, giro, dan deposito J Trust Bank menghimpun DPK sebesar Rp19,13 triliun atau tumbuh 20 persen dari sebelumnya sebesar Rp15,95 triliun pada akhir Desember 2021.

COO Springhill Group Marhendra menjelaskan, perusahaan akan membangun perumahan berlokasi di Cisauk Tangerang memiliki 15 hektar lahan, 12,352 m2 yang akan dijadikan area terbuka hijau dan akan dibangun +-1200 unit rumah dengan harga berkisar dari Rp500 juta hingga Rp1,5 miliar.

“Hunian yang mengambil konsep dari negeri sakura ini tidak hanya modern, namun juga terlengkap karena dilengkapi beragam fasilitas seperti children playground, jogging & cycling track, club house, swimming pool, gym, cafe, function hall, commercial area, tempat ibadah dan lainnya. Keberadaan ruang terbuka hijau yang luas merupakan komitmen bahwa kami mengutamakan kesehatan penghuni dan sangat berpihak pada pelestarian lingkungan,” tambahnya. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

OTT KPK di Bea Cukai: Eks Direktur P2 DJBC Ditangkap, Uang Miliaran-Emas 3 Kg Disita

Poin Penting KPK melakukan OTT di lingkungan Bea Cukai Kemenkeu dan menangkap Rizal, mantan Direktur… Read More

4 hours ago

Istana Bantah Isu 2 Pesawat Kenegaraan untuk Prabowo, Ini Penjelasannya

Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More

4 hours ago

BTN Targetkan Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi pada 2026

Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More

4 hours ago

Apa Untungnya Danantara Masuk Bursa Saham? Ini Kata Pakar

Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More

5 hours ago

BTN Ungkap Penyebab NPL Konstruksi Tinggi, Fokus Bereskan Kredit Legacy

Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More

5 hours ago

Risiko Bencana Tinggi, Komisi VIII Minta Anggaran dan Sinergi Diperkuat

Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More

5 hours ago