News Update

Sejak Berdiri, OJK Klaim Selesaikan 90% Aduan Konsumen

Bogor–Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengaku telah menyelesaikan 90% pengaduan konsumen yang tercatat mencapai 4.000-an selama otoritas di sektor jasa keuangan ini berdiri.

Penyelesaian pengaduan tersebut rata-rata telah diselesaikan OJK di tahap bagian pelayanan pengaduan konsumen.

“Ditahap itu tidak sedikit juga konsumen yang menyadari ia salah, misalnya meberikan PIN atau password kartu atau ke orang lain dan sebagainya, sehinga kasusnya tidak berlanjut ke tahap lainnya,” kata Kepala Departemen Perlindungan Konsumen, Anto Prabowo dalam acara pelatihan wartawan media keuangan di Bogor, Sabtu, 4 Juni 2016.

Kendati demikian Anton menjelaskan, OJK bukan lembaga yang menyelesaikan kasus konsumen, namun OJK bisa menggugat jasa keuangan, secara sistemik sebagai upaya jalan terakhir dan dilakukan tidak sendiri yakni bersama Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK).

OJK sendiri dinilainya hanya menyesaikan pengaduan untuk diklarifikasi dan diverifikasi permasalahan antara nasabah dan pihak jasa keuangan.

Untuk prosesnya, lanjut dia tahap pertama nasabah bisa menghubungi pelayanan pengaduan konsumen. Dalam tahapan ini penyelesaian pengaduan dilakukan dalam waktu 20 hari dan maksimal bisa diperpanjang. Kalau nasabah tidak puas, nasabah bisa melanjutkan ke tahap penyelesaian oleh OJK dengan pengaduan ke LAPS (lembaga alternatif penyesaian sengketa). Setelah iitu jalan terakhir pengajuan gugatann

“Maksimal jangka waktu 40 hari kerja pengaduan sudah harus ditangani apakah bisa diverifikasi atau di klarifikasi,” jelasnya. (*) Dwitya Putra

 

 

Editor: Paulus Yoga

Paulus Yoga

Recent Posts

RUPST OCBC Sepakat Tebar Dividen Rp1,03 Triliun dan Buyback 438 Ribu Saham

Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More

2 hours ago

Konflik AS-Iran Tekan Biaya Logistik, ALFI Minta Regulasi KBLI Dievaluasi

Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More

2 hours ago

Bos BTN Laporkan Penurunan NPL Konstruksi di Bawah 10 Persen

Poin Penting NPL konstruksi BTN menurun ke bawah 10%, dari sebelumnya sekitar 26%, dengan target… Read More

3 hours ago

IHSG Berbalik Ditutup Menguat 0,39 Persen, Mayoritas Sektor Hijau

Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,39% ke level 7.307,58 pada perdagangan 9 April 2026. Mayoritas… Read More

3 hours ago

Purbaya Ungkap Pengadaan Motor Listrik untuk SPPG Sempat Lolos Meski Ditolak

Poin Penting Menkeu Purbaya akui miskomunikasi, sebagian pengadaan motor listrik untuk SPPG ternyata sempat disetujui.… Read More

4 hours ago

Tak Perlu Ribet Tukar Uang, Belanja di Korea Selatan Kini Cukup Scan QR Livin’ by Mandiri

Poin Penting Livin’ by Mandiri hadirkan QR antarnegara di Korea Selatan, memungkinkan transaksi QRIS tanpa… Read More

4 hours ago