Keuangan

Sejak 2014, Geo Dipa Energi Beri Kontribusi Ratusan Miliar ke Negara

Bandung – PT Geo Dipa Energi (Persero) atau Geo Dipa, salah satu badan usaha milik negara (BUMN) milik Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang bergerak di bidang eksplorasi dan eksploitasi panas bumi, telah memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian Indonesia. Sejak 2014, Geo Dipa mencatatkan keuntungan atau profit sekitar Rp200 miliar setiap tahun yang disalurkan untuk negara.

Hal itu diungkapkan oleh Direktur Pengembangan Niaga & Eksplorasi Geo Dipa, Ilen Kardani dalam Media Briefing dengan tema “Dukungan Fiskal Pemerintah dalam Mendorong Ketahanan Energi dan Meningkatkan Penerimaan Negara”, yang diselenggarakan di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis, 7 November 2024.

“Sejak 2014, Geo Dipa telah memberikan keuntungan sekitar Rp200 miliar per tahun. Kami terus berkomitmen untuk mengembangkan energi panas bumi, yang merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang ramah lingkungan,” ujar Ilen, Kamis, 7 November 2024.

Baca juga: BNI Biayai 2 PLTP untuk Realisasikan Proyek Geo Dipa

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Kekayaan Negara, Kemenkeu, Rionald Silaban, menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung transisi energi yang berkelanjutan.

Menurutnya, transisi energi menuju sumber energi terbarukan seperti geothermal merupakan hal yang mutlak dilakukan untuk menciptakan masa depan yang lebih hijau.

“Komitmen pemerintah terhadap transisi energi adalah mutlak, dan kami berusaha untuk mendukung Geo Dipa dalam upaya pengembangan energi hijau ini. Kami akan memberikan dukungan baik berupa akses ke multilateral institutional, yang bisa mendanai proyek-proyek energi hijau seperti yang dilakukan oleh Geo Dipa,” katanya.

“Kami juga mendukung Geo Dipa dalam hal Penyertaan Modal Negara (PMN), meskipun dalam beberapa tahun terakhir Geo Dipa belum mendapatkan PMN. Namun, perusahaan tetap berhasil memberikan dividen kepada negara, yang menunjukkan kinerja positif,” sambungnya.

Baca juga: Pertamina Geothermal Energy Tebar Dividen Jumbo, Segini Nilainya

Geo Dipa, menurut Rionald, menawarkan tarif listrik yang efisien, bahkan konsesional, agar dapat mendukung pemerataan akses energi yang lebih terjangkau.

PLTP Ciwidey dan Dieng

Saat ini, Geo Dipa memiliki berbagai proyek-proyek yang sedang dikembangkan, termasuk proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas (PLTP) Ciwidey dan PLTP Dieng.

“Kami punya keinginan pembangkit listrik geothermal ini kedepannya makin bangkit, salah satunya melalui Geo Dipa,” pungkasnya.

Baca juga: Ekonomi RI Tumbuh 4,95 Persen di Kuartal III 2024, Airlangga Klaim Ungguli Singapura-Arab

Sebagai informasi, Geo Dipa merupakan Special Mission Vehicle (SMV) di bawah Kemenkeu yang bertugas mendukung program pemerintah dalam memenuhi kebutuhan listrik dari energi panas bumi.

Pada 2023, Geo Dipa mencatatkan capaian produksi sebesar 825 GWh yang berkontribusi terhadap pendapatan perusahaan sebesar Rp1.049 miliar dan laba bersih sebesar Rp219 miliar.

Capaian produksi dan laba bersih PT GDE tahun 2023 merupakan all time high atau capaian tertinggi Perseroan semenjak berdiri pada 2002. (*) Ayu Utami

Yulian Saputra

Berpengalaman lebih dari 10 tahun di industri media. Saat ini bertugas sebagai editor di infobanknews.com. Sebelumnya, ia menulis berbagai isu, mulai dari politik, hukum, ekonomi, hingga olahraga.

Recent Posts

Neraka Neraca Pembayaran: Ekonomi Nasional Bisa Meleleh

Oleh Rahma Gafmi, Guru Besar Universitas Airlangga BANK Indonesia (BI) melaporkan bahwa neraca pembayaran Indonesia… Read More

14 mins ago

Bos Mandiri Sekuritas: Likuiditas, Transparansi, dan Free Float Jadi Kunci Tarik Investor Asing

Poin Penting Reformasi OJK dan BEI diyakini memperkuat pasar modal, meningkatkan transparansi, tata kelola, dan… Read More

30 mins ago

BRI Cetak Laba Rp57,13 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting BRI mencatat laba Rp57,13 triliun pada 2025, turun 5,26 persen yoy, sementara kredit… Read More

1 hour ago

IHSG Dibuka Hijau, Naik 0,40 Persen ke Level 8.355

Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,40 persen ke level 8.355,28 pada pukul 09.00 WIB, dengan… Read More

1 hour ago

Update Harga Emas Hari Ini (26/2): Antam Melesat, Galeri24 dan UBS Kompak Anjlok

Poin Penting Harga emas Galeri24 hari ini anjlok Rp28.000 ke Rp3.057.000 per gram, sementara UBS… Read More

2 hours ago

Rupiah Dibuka Menguat Seiring Penurunan Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga The Fed

Poin Penting Rupiah hari ini dibuka menguat ke Rp16.755 per dolar AS, naik 0,27 persen… Read More

2 hours ago