Ekonomi dan Bisnis

Sejahtera Bintang Abadi Textile Tembus Pasar Timur Tengah

Jakarta – Perusahaan produsen benang recycle asal Bandung, PT Sejahtera Bintang Abadi  Textile  Tbk(SBAT) berhasil menorehkan prestasi dalam mengawali Semester kedua di tahun 2021 ini. Produsen yang menggunakan limbah tekstil sebagai bahan baku utamanya ini berhasil menciptakan produk baru dan menembus pasar baru di Timur Tengah, Saudi Arabia.

“Walaupun di tengah pandemi, tim produksi dan export kami terus bekerja keras untuk berinovasi dan mencari peluang export baru. Berkat kerja keras tersebut, kami berhasil membuat produk baru yaitu benang untuk pembuatan sejadah. Kebutuhan pasar untuk  jenis produk ini memang cukup besar, apalagi di pasar Timur Tengah.” kata Jefri  Junaedi selaku  Direktur Utama Perseroan.

Perseroan menerima permintaan untuk benang sejadah dari Negara dengan julukan “Negara Minyak“ tersebut sebanyak 15-20 kontainer per bulan. “Setelah melewati proses quality checking dan negosiasi yang cukup panjang, akhirnya kami pun terpilih sebagai pemasok benang mereka (pelanggan) yang pertama di Indonesia. Kami juga  awalnya tak menyangka permintaan akan sebanyak ini padahal umroh tahun ini ditiadakan akibat dari Pandemi Covid-19. Jadi kami sangat optimis untuk kedepannya, apalagi setelah aktivitas umroh diadakan kembali.” Sambung Jefri Junaedi. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

IHSG Sesi I Ditutup Naik 1 Persen Lebih ke 8.384, Seluruh Sektor Menguat

Poin Penting IHSG sesi I (23/2) ditutup menguat 1,36% ke level 8.384,04 dengan nilai transaksi… Read More

31 mins ago

OJK Siapkan Notasi Khusus bagi Emiten yang Belum Penuhi Free Float 15 Persen

Poin Penting OJK akan memberi notasi khusus pada emiten yang belum memenuhi ketentuan free float… Read More

45 mins ago

MA AS Batalkan Tarif Trump, Ini Reaksi Prabowo

Poin Penting MA AS membatalkan sebagian kebijakan tarif Trump, namun Indonesia memastikan perjanjian dagang bilateral… Read More

1 hour ago

Muamalat DIN Dorong Zakat Digital, Volume Ziswaf Melonjak

Poin Penting Transaksi ziswaf melalui Muamalat DIN naik 24,75% secara tahunan hingga akhir 2025, menunjukkan… Read More

1 hour ago

BEI Ungkap 8 Perusahaan Antre Masuk Bursa, Didominasi Aset Jumbo

Poin Penting BEI mencatat 8 perusahaan dalam pipeline IPO 2026, terdiri dari 5 perusahaan aset… Read More

2 hours ago

BI dan Kemenkeu Sepakat Debt Switching SBN Rp173,4 Triliun Tahun Ini

Poin Penting BI dan Kemenkeu sepakat lakukan debt switching SBN Rp173,4 triliun pada 2026, sesuai… Read More

2 hours ago