Market Update

Seharian di Zona Hijau, IHSG Ditutup pada Posisi 9.134

Poin Penting

  • IHSG mengakhiri perdagangan 20 Januari 2026 di level 9.134,70 atau naik tipis 0,01 persen, dengan nilai transaksi mencapai Rp29,77 triliun
  • Seluruh indeks domestik seperti LQ45, IDX30, JII, dan Sri-Kehati ditutup di zona merah, namun sebagian besar sektor mencatat penguatan, dipimpin sektor bahan baku dan siklikal
  • Saham KEEN, EXCL, dan BRMS menjadi penguat utama, sementara DSSA, VICI, dan KIJA tertekan; saham BUMI, DEWA, dan BKSL paling aktif diperdagangkan.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, 20 Januari 2026 ditutup flat pada zona hijau ke posisi 9.134,70 atau menguat 0,01 persen dari posisi 9.133,87.

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 323 saham terkoreksi, 336 saham menguat, dan 143 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 72,40 miliar saham diperdagangkan dengan 3,94 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi Rp29,77 triliun.

Meski demikian, seluruh indeks dalam negeri justru ditutup merah. Ini terlihat dari IDX30 yang turun 0,23 persen menjadi 454,08, JII -1,21 persen menjadi 614,43, LQ45 -0,98 persen ke 884,38, dan Sri-Kehati -0,36 persen menjadi 395,75.

Baca juga: Prajogo Pangestu Borong Saham BREN, Segini Nilainya

Namun, mayoritas sektor masih terpantau naik, dengan sektor bahan baku menguat 2,49 persen, sektor siklikal meningkat 2,08 persen, sektor industrial naik 1,86 persen, sektor kesehatan menguat 1,51 persen, dan sektor non-siklikal meningkat 1,09 persen.

Selanjutnya, sektor properti naik 0,68 persen, sektor teknologi menguat 0,53 persen, sektor keuangan meningkat 0,36 persen, dan sektor infrastruktur naik 0,02 persen.

Sedangkan sektor lainnya bergerak melemah, dengan sektor transportasi terkoreksi 0,63 persen dan sektor energi turun 0,32 persen.

Baca juga: Respons Bos BEI soal Calon Direksi Baru Periode 2026-2030

Saham Top Gainers dan Top Losers

Sederet saham top gainers pada perdagangan hari ini, di antaranya adalah PT Kencana Energi Lestari Tbk (KEEN), PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL), dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS).

Sedangkan saham top losers adalah PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI), dan PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), dan PT Sentul City Tbk (BKSL). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Demutualisasi BEI Masih Tunggu PP, OJK Siapkan Aturan Turunan

Poin Penting OJK masih menunggu Peraturan Pemerintah (PP) sebagai dasar mekanisme pelaksanaan demutualisasi Bursa Efek… Read More

4 hours ago

Kadin Bidik Peningkatan Investasi Lewat Integrasi Asia Pasifik di ABAC Meeting I 2026

Poin Penting Kadin Indonesia mendorong integrasi Asia Pasifik melalui ABAC Meeting I 2026 untuk meningkatkan… Read More

5 hours ago

Perluas Akses Investasi Nasabah, Maybank AM Luncurkan Tiga Reksa Dana Anyar

Poin Penting Maybank AM meluncurkan tiga reksa dana baru—MYMONEY, MYGNETS, dan MYHIDIV—untuk memperluas pilihan investasi… Read More

6 hours ago

BTN Bukukan Laba Rp3,5 Triliun Sepanjang 2025, Tumbuh 16,4 Persen

Poin Penting BTN catat laba konsolidasian Rp3,5 triliun pada 2025, naik 16,4 persen yoy, didorong… Read More

6 hours ago

Deretan Emiten Big Caps dengan Free Float di Bawah 15 Persen, Ada Siapa Saja?

Poin Penting BEI menaikkan porsi saham free float dari 7,5 persen menjadi 15 persen, dengan… Read More

9 hours ago

Thomas Resmi Jadi DG BI, Wamenkeu Suahasil dan Juda Harap Kolaborasi Makin Erat

Poin Penting Thomas Djiwandono resmi dilantik sebagai Deputi Gubernur BI periode 2026–2031 oleh MA, menggantikan… Read More

9 hours ago