Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal (kiri) foto: ist
Poin Penting
Jakarta – Nama Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal viral usai pernyataan kontroversial beredar luas di media sosial. Dalam cuplikan videonya yang diambil saat kegiatan konsolidasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) MBG se-Kabupaten Bandung, dia menyebut bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tak memerlukan ahli gizi.
Politisi asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini bahkan memperjelas bahwa hal tersebut bisa dilakukan melalui kewenangannya sebagai wakil rakyat.
“Saya ketok nih, kita tidak perlu ahli gizi, yang kita perlukan adalah satu tenaga yang mengawasi gizi, selesai kalian,” kata Cucun dikutip dari video tersebut dilihat infobanknews, 17 November 2025.
Baca juga : Komut PHE Denny JA Penuhi Kewajiban LHKPN, Harta Kekayaan Tembus Rp3,08 Triliun
Bahkan, sebut Cucun, semua keputusan di republik ini bisa dirinya selesaikan dengan ketok palu dari tangannya.
Lantas, siapakah sosok Cucun Ahmad Syamsurijal? Terutama harta kekayaan yang dimiliki sebagai anggota DPR?
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Cucun tercatat memiliki total harta kekayaan sebesar Rp31,35 miliar per 31 Desember 2024.
Baca juga : Daftar Harta Kekayaan Erick Thohir yang Kena Reshuffle Presiden Prabowo
Jika dirinci, harta kekayaan terbesar Cucun berasal dari aset tanah dan bangunan senilai Rp36,5 miliar, yang sebagian tersebar di wilayah Bandung, Jawa Barat dan juga Jakarta.
Masih dalam LHKPN, Cucun tercatat memiliki harta berasal dari alat transportasi dan mesin senilai Rp5,56 miliar. Dalam garasi mobil rumahnya, terdapat mobil BMW CROSSOVER Tahun 2019, senilai Rp550 juta, mobil Toyota VELLFIRE Tahun 2024 Rp1,87 miliar, dan mobil Toyota Innova Zenix Tahun 2024 senilai Rp600 juta.
Cucun juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp2,04 miliar, serta Kas Dan Setara Kas senilai Rp2,94 miliar. Namun, dirinya tercatat memiliki utang cukup fantastis senilai Rp15,70 miliar. Alhasil, total kekayaannya berkisar Rp31,35 miliar. (*)
Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More
Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More
Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More
Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More
Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More