Thomas Djiwandono berdiri saat dipanggil Presiden Prabowo Subianto dalam pengumuman jajaran menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (20/10/2024). (Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Poin Penting
Jakarta – Keponakan Presiden Prabowo Subianto, Thomas Djiwandono terpilih jadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) usai menjalani fit and proper test bersama Komisi XI DPR di Jakarta, 26 Januari 2026.
Thomas berhasil “menyingkirkan” dua calon deputi gubernur BI lainnya, yakni Dicky Kartikoyono dan Solikin M. Juhro, yang berasal dari internal BI.
Thomas terpilih berdasarkan hasil musyawarah mufakat, baik pimpinan maupun anggota Komisi XI. Keputusan tersebut diputuskan dalam waktu lebih dari 30 menit melalui rapat internal.
“Diputuskan bahwa yang menjadi Deputi Gubernur BI pengganti Bapak Juda Agung yang mengundurkan diri adalah bapak Thomas Djiwandono,” ujar Mukhamad Misbakhun, Ketua Komisi XI usai menggelar rapat internal di DPR, Senin, 26 Januari 2026.
Baca juga: Rupiah Ditutup Menguat, Efek Thomas Djiwandono Terpilih Jadi DG BI?
Di balik terpilihnya Thomas menjadi deputi gubernur BI, Infobanknews coba mengulik sisi lain dari pria yang masih aktif menjadi wakil menteri keuangan ini. Utamanya adalah kekayaan yang dimilikinya.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Thomas tercatat memiliki harta mencapai Rp74,49 miliar. Harta tersebut dilaporkannya pada 23 Januari 2025/Periodik – 2024.
Jika dirinci, kekayaannya berasal dari aset tanah dan bangunan, serta aset alat transportasi dan mesin. Ada juga harta begerak lainnya. Berikut rincian lengkapnya:
Baca juga: Tok! Thomas Djiwandono Terpilih Jadi Deputi Gubernur BI Gantikan Juda Agung
Jika diakumulasi, Thomas Djiwandono memiliki harta kekayaan sebesar Rp74.497.761.234. (*)
Jakarta - PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan… Read More
Poin Penting: Longsor gunungan sampah di Bantargebang menewaskan empat orang dan kembali menyoroti krisis pengelolaan… Read More
Poin Penting IHSG ditutup melemah 3,27 persen ke level 7.337 pada perdagangan 9 Maret 2026.… Read More
Poin Penting: Status Siaga 1 TNI merupakan tingkat kesiapan tertinggi di militer yang menandakan pasukan,… Read More
Poin Penting Pemerintah akan mengevaluasi pergerakan harga minyak dunia selama satu bulan sebelum menentukan kebijakan… Read More
Poin Penting RUPST BNI menyetujui pembagian dividen Rp13,02 triliun dari laba bersih 2025. Nilai tersebut… Read More