Nasional

Segini Kekayaan Menhut Raja Juli Antoni yang Diminta Mundur Anggota DPR

Poin Penting

  • Menhut Raja Juli Antoni dikritik keras terkait banjir dan longsor di Sumatra, hingga Anggota Komisi IV DPR Usman Husin meminta ia mundur karena dinilai tak memahami persoalan kehutanan.
  • Raja Juli Antoni menyatakan siap dievaluasi dan menegaskan bahwa posisinya adalah hak prerogatif presiden; ia memilih fokus bekerja dan menjadikan kritik publik sebagai masukan.
  • Berdasarkan LHKPN 2024, Raja Juli Antoni memiliki total kekayaan Rp11,25 miliar, didominasi 11 aset tanah/bangunan senilai Rp8,72 miliar.

Jakarta – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni kini tengah menjadi sorotan publik. Ini tak lepas dari bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah Sumatra. Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini dianggap tak mampu menangani persoalan kehutanan hingga diduga menjadi bagian dari penyebab bencana yang telah menelan ratusan korban jiwa tersebut.

Kritik tajam datang dari Anggota Komisi IV DPR RI Usman Husin. Secara terang-terangan, Usman meminta Raja Juli Antoni untuk mundur dari jabatannya.

“Kalau Pak Menteri nggak mampu (tangani masalah bencana banjir Sumatra), mundur saja. Pak Menteri nggak paham kehutanan,” tegas Usman dilihat dari tayangan YouTube DPR dalam rapat Komisi IV dengan Kementerian Kehutanan di DPR pada Kamis (4/12/2025).

Merespons hal tersebut, Menhut Raja Juli mengaku siap dievaluasi. Adapun mengenai posisinya saat ini sepenuhnya merupakan hak prerogatif presiden

“Itu hak prerogatif Presiden. Jadi saya siap dievaluasi,” kata Menhut kepada awak media.

Baca juga: Pemulihan Bencana Sumatra Digenjot, Pemerintah Telusuri Dugaan Pelanggaran Lingkungan

Lebih jauh dia menilai bahwa kritik masyarakat dan nitizen kepada dirinya akan menjadi aspirasi baginya. Saat ini dirinya hanya ingin fokus bekerja.

“Jadi monggo, tanggung jawab saya hanya bekerja semaksimal mungkin yang saya bisa. Selanjutnya itu hak prerogatif Pak Presiden,” jelasnya.

Kekayaan Menhut Raja Juli Antoni

Terlepas dari kasus tersebut, Infobanknews coba mengulik sisi lain dari Menhut Raja Juli Antoni. Terutama soal kekayaan yang dimilikinya. Berdasarkan Laporan Harga Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Raja Juli Antoni tercatat memiliki harga Rp11,25 miliar yang dilaporkannya pada 16 Januari 2025 untuk periode 2024.

Jika dirinci, kekayaan terbesar Raja Juli Antoni berasal dari 11 tanah dan bangunan yang nilainya mencapai Rp8,72 miliar. Tanah dan bangunan tersebut tersebar di wilayah Tangerang Selatan dan Bekasi. 

Kekayaan lainnya datang dari alat transportasi dan mesin yang nilainya mencapai Rp536,10 juta. Dalam garasi rumahnya, Raja Juli Antoni memiliki koleksi mobil Nissan Xtrail tahun 2014 hasil sendiri senilai Rp138 juta.

Baca juga: Harta Kekayaan Letjen Suharyanto, Kepala BNPB yang Bilang Banjir Cuma Mencekam di Medsos

Lalu, ada juga mobil Ford Fiesta tahun 2014 hasil sendiri Rp86 juta, Toyota Innova tahun 2018 hasil sendiri Rp309 juta dan motor Honda Supra FIT tahun 2005 hasil sendiri Rp3,1 juta.

Masih dalam LHKPN, Menhut tercatat memiliki harga bergerak lainnya Rp681,75 juta, surat berharga Rp86 juta dan kas dan setara kas Rp3,10 miliar.

Dia juga memiliki utang sebesar Rp1,88 miliar. Alhasil, total kekayaan Menhut Raja Juli Antoni adalah Rp11,25 miliar. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Kredit Amar Bank Melesat 35 Persen di 2025, Dorong Pertumbuhan Laba

Poin Penting Laba Amar Bank naik 16,1% menjadi Rp249,6 miliar, tertinggi sepanjang sejarah. Kredit tumbuh… Read More

28 mins ago

Pergeseran Gaji PPL ke Bank Himbara, “Membunuh” BPD Secara Sistemik

Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank INDONESIA sedang berputar hebat. Dalam politik ekonomi perbankan… Read More

58 mins ago

BPJS Kesehatan Buka Suara soal Bayi Baru Lahir Otomatis Terdaftar JKN, Ini Faktanya

Poin Penting Bayi baru lahir belum otomatis menjadi peserta JKN, tetap harus didaftarkan. BPJS masih… Read More

2 hours ago

Permata Bank Tebar Dividen Rp1,26 Triliun, Angkat Direktur Baru

Poin Penting Permata Bank membagikan dividen Rp1,266 triliun atau Rp35 per saham dari laba 2025.… Read More

9 hours ago

Rupiah Babak Belur, Misbakhun Kritik Kebijakan BI yang Konvensional

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More

12 hours ago

Bank Mandiri Mau Gelar RUPST 29 April 2026, Simak Agenda Lengkapnya

Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More

13 hours ago