Poin Penting
Jakarta – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni kini tengah menjadi sorotan publik. Ini tak lepas dari bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah Sumatra. Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini dianggap tak mampu menangani persoalan kehutanan hingga diduga menjadi bagian dari penyebab bencana yang telah menelan ratusan korban jiwa tersebut.
Kritik tajam datang dari Anggota Komisi IV DPR RI Usman Husin. Secara terang-terangan, Usman meminta Raja Juli Antoni untuk mundur dari jabatannya.
“Kalau Pak Menteri nggak mampu (tangani masalah bencana banjir Sumatra), mundur saja. Pak Menteri nggak paham kehutanan,” tegas Usman dilihat dari tayangan YouTube DPR dalam rapat Komisi IV dengan Kementerian Kehutanan di DPR pada Kamis (4/12/2025).
Merespons hal tersebut, Menhut Raja Juli mengaku siap dievaluasi. Adapun mengenai posisinya saat ini sepenuhnya merupakan hak prerogatif presiden
“Itu hak prerogatif Presiden. Jadi saya siap dievaluasi,” kata Menhut kepada awak media.
Baca juga: Pemulihan Bencana Sumatra Digenjot, Pemerintah Telusuri Dugaan Pelanggaran Lingkungan
Lebih jauh dia menilai bahwa kritik masyarakat dan nitizen kepada dirinya akan menjadi aspirasi baginya. Saat ini dirinya hanya ingin fokus bekerja.
“Jadi monggo, tanggung jawab saya hanya bekerja semaksimal mungkin yang saya bisa. Selanjutnya itu hak prerogatif Pak Presiden,” jelasnya.
Terlepas dari kasus tersebut, Infobanknews coba mengulik sisi lain dari Menhut Raja Juli Antoni. Terutama soal kekayaan yang dimilikinya. Berdasarkan Laporan Harga Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Raja Juli Antoni tercatat memiliki harga Rp11,25 miliar yang dilaporkannya pada 16 Januari 2025 untuk periode 2024.
Jika dirinci, kekayaan terbesar Raja Juli Antoni berasal dari 11 tanah dan bangunan yang nilainya mencapai Rp8,72 miliar. Tanah dan bangunan tersebut tersebar di wilayah Tangerang Selatan dan Bekasi.
Kekayaan lainnya datang dari alat transportasi dan mesin yang nilainya mencapai Rp536,10 juta. Dalam garasi rumahnya, Raja Juli Antoni memiliki koleksi mobil Nissan Xtrail tahun 2014 hasil sendiri senilai Rp138 juta.
Baca juga: Harta Kekayaan Letjen Suharyanto, Kepala BNPB yang Bilang Banjir Cuma Mencekam di Medsos
Lalu, ada juga mobil Ford Fiesta tahun 2014 hasil sendiri Rp86 juta, Toyota Innova tahun 2018 hasil sendiri Rp309 juta dan motor Honda Supra FIT tahun 2005 hasil sendiri Rp3,1 juta.
Masih dalam LHKPN, Menhut tercatat memiliki harga bergerak lainnya Rp681,75 juta, surat berharga Rp86 juta dan kas dan setara kas Rp3,10 miliar.
Dia juga memiliki utang sebesar Rp1,88 miliar. Alhasil, total kekayaan Menhut Raja Juli Antoni adalah Rp11,25 miliar. (*)
Poin Penting Bank BJB menerbitkan Obligasi Keberlanjutan Tahap II 2026 dengan kupon hingga 6,30% dan… Read More
Poin Penting Transaksi QRIS tumbuh 131,47% YoY per Januari 2026, didorong peningkatan pengguna dan merchant.… Read More
Poin Penting Program mudik gratis Jakarta 2026 terbuka bagi warga luar DKI, meski KTP DKI… Read More
Poin Penting Menurut Direktur Utama BRI Hery Gunardi, likuiditas dan modal kuat perbankan kuat, dengan… Read More
Poin Penting Bank Mandiri mencatat kredit tumbuh 15,62% YoY menjadi Rp1.511,4 triliun dan laba bersih… Read More
Poin Penting E-retribusi resmi diterapkan di Terminal dan area manuver Gilimanuk dengan dukungan perangkat CSR… Read More