Wamenkeu Anggito Abimanyu diangkat jadi Ketua DK LPS. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu terpilih menjadi Ketua Dewan Komisioner (DK) Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) periode 2025-2030.
Penunjukkan Anggito Abimanyu sebagai orang nomor satu di LPS ini usai menjalani fit and proper test yang digelar Komisi XI DPR RI pada Senin, 22 September 2025.
Anggito Abimanyu menggantikan posisi Purbaya Yudhi Sadewa yang telah ditunjuk Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Keuangan (Menkeu).
Tok! Anggito Abimanyu Terpilih Jadi Ketua DK LPS 2025-2030, Ini Susunan Lengkap Anggotanya
Adapun terpilihnya Anggito Abimanyu sebagai Ketua DK LPS dikonfirmasi Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun.
“Komisi XI DPR RI telah memilih secara musyawarah untuk mufakat,” kata Misbakhun saat dihubungi Infobanknews.
Mengutip laman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), 23 September 2025, Anggito Abimanyu tercatat memiliki harta Rp21,45 miliar. Harta tersebut dilaporkannya pada 18 Januari 2025 untuk periode 2024.
Jika dirinci, kekayaan terbesar Anggito Abimanyu berasal dari aset tanah dan bangunan yang nilainya mencapai Rp18,3 miliar. Aset tersebut tersebar di sejumlah wilayah, seperti Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Sleman, Yogyakarta.
Baca juga: Segini Kekayaan Rahayu Saraswati, Keponakan Presiden Prabowo yang Mundur dari DPR
Selain itu, Anggito Abimanyu tercatat memiliki harta berasal dari alat dan mesin. Dalam garasi rumahnya, Kepala Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) periode 2017–2022 ini hanya memiliki mobil Nissan Serena tahun 2020 hasil sendiri senilai Rp70.000.000.
Masih dalam LHKPN, Anggito Abimanyu juga tercatat memiliki harta berasal dari surat berharga Rp1,88 miliar, kas dan setara kas Rp1,19 miliar, dan tidak memiliki utang. Alhasil, total kekayaan Anggito Abimanyu yang baru diangkat jadi Ketua DK LPS ini sebesar Rp21.451.971.219. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting CELIOS kirim surat keberatan ke Presiden Prabowo Subianto soal perjanjian dengan Donald Trump,… Read More
Poin Penting BSI menargetkan 500 ribu hingga lebih dari 1 juta nasabah awal untuk BSI… Read More
Poin Penting OJK tuntaskan penyidikan dugaan tindak pidana perbankan di BPR Panca Dana dan melimpahkan… Read More
Poin Penting PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meluncurkan BSI Tabungan Umrah untuk memperkuat ekosistem… Read More
Poin Penting Pjs Ketua DK OJK Friderica Widyasari Dewi menyebut banyak pejabat internal ikut seleksi… Read More
Poin Penting ShopeePay menjadi Top of Mind 41 persen versi Ipsos, paling banyak digunakan (91… Read More