Analisis

Segini Kekayaan Airlangga Hartarto yang Mundur dari Ketum Golkar

Jakarta – Airlangga Hartarto secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari posisi Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar pada 10 Agustus 2024.

Pernyataan pengunduran Airlangga dari Ketum Golkar ini disampaikan melalui video resmi berdurasi kurang dari lima menit pada Minggu, 11 Agustus 2024.

“Setelah mempertimbangkan dan untuk menjaga keutuhan Partai Golkar dalam rangka memastikan stabilitas transisi pemerintahan yang akan terjadi dalam waktu dekat maka dengan mengucapkan Bismillahirohmanirohim dan atas petunjuk Tuhan yang maha besar, maka dengan ini menyatakan pengunduran diri sebagai ketua umum DPP Partai Golkar,” ujar Airlangga.

Dia menegaskan, DPP Partai Golkar akan menyiapkan mekanisme organisasi sesuai ketentuan AD/ART.

“Semua proses ini akan dilakukan dengan damai, tertib dan menjunjung tinggi marwah Partai Golkar,” tegasnya.

“Selanjutnya, untuk mempercepat langkah kita untuk memajukan Indonesia, sebagai pribadi dan bersama seluruh keluarga saya, dari hati yang terdalam saya ucapkan terima kasih yang tulus,” tambahnya.

Baca juga: Airlangga “Dikudeta Halus”, Jokowi Dikabarkan Masuk Jadi Ketua Dewan Pembina Partai Golkar

Kekayaan Airlangga Hartato

Telepas dari keputusan Airlangga Hartarto yang mundur dari posisi Ketua Umum Golkar, Infobanknews coba mengulik kekayaan dari politisi berdarah Surabaya ini.

Berdasarkan data di situs e-LKHPN KPK, total harta kekayaan Airlangga Hartarto yang tercatat hingga 31 Desember 2022 yang dilaporkan sebesar Rp454 miliar.

Jika dirinci, Airlangga memiliki aset tanah dan bangunan sebesar Rp113,9 miliar. Aset itu tersebar di Jakarta Selatan, Gianyar, Australia, Manado, dan Bogor.

  1. Tanah dan bangunan seluas 680 m2/400 m2 di Kab/Kota Jakarta Selatan, hasil sendiri Rp10.993.240.000
  2. Tanah dan bangunan seluas 1.058 m2/600 m2 di Kab/Kota Jakarta Selatan, hasil sendiri Rp13.280.690.000
  3. Tanah Sseluas 3.400 m2 di Kab/Kota Gianyar, hasil sendiri Rp122.400.000
  4. Bangunan seluas 200 m2 di negara Australis, hasil sendiri Rp31.222.100.000
  5. Tanah dan bangunan seluas 896 m2/575 m2 di Kab/Kota Jakarta Selatan, hasil sendiri Rp31.749.220.000
  6. Tanah seluas 40.455 m2 di Kab/Kota Manado, hasil sendiri Rp5.097.330.000
  7. Tanah dan bangunan seluas 1.394 m2/300 m2 di Kab/Kota Bogor, hasil sendiri Rp6.082.470.222
  8. Tanah dan bangunan seluas 276 m2/672 m2 di Kab/Kota Jakarta Selatan, hasil sendiri Rp15.430.046.002

Selain itu, Airlangga juga tercatat memiliki alat transportasi dan mesin senilai Rp2.489.000.000. Rinciannya, ada mobil Jaguar tahun 2010, hasil sendiri senilai Rp325 juta. Lalu, ada juga mobil Toyota Vellfire tahun 2017, hasil sendiri Rp785 juta, dan mobil Toyota Jeep LC 200 HDTP tahun 2014, hasil sendiri Rp1 miliar.

Airlangga juga punya koleksi mobil lainnya, yakni Toyota Kijang Innova tahun 2025, hasil sendiri senilai Rp179 juta. Terakhir, mobil Toyota Kijang Innova tahun 2016, hasil sendiri Rp200 juta.

Tak hanya itu, Airlangga juga tercatat memiliki kas dan setara kas mencapai Rp335 miliar dan harta bergerak lainnya Rp573,5 juta, serta surat berharga senilai Rp56,24 miliar.

Kemudian, Airlangga tercatat memiliki utang Rp70,61 miliar. Alhasil, total kekayaan Airlangga Hartarto senilai Rp454.390.229.404. (*)

Galih Pratama

Recent Posts

Pasar Saham Tertekan, Begini Jurus Investasi Aman di Tengah Koreksi IHSG

Poin Penting IHSG sempat turun tajam hingga 7.654 dan memicu trading halt dua kali akibat… Read More

41 mins ago

Meski Daya Beli Melemah, Amartha Yakin Prospek Pembiayaan UMKM 2026 Tetap Moncer

Poin Penting Amartha optimistis pembiayaan UMKM, khususnya segmen ultra mikro, tetap tumbuh karena kebutuhan modal… Read More

57 mins ago

Pertamina Bentuk Sub Holding Downstream, Dinilai Perkuat Optimalisasi Operasional Hilir

Poin Penting Pertamina resmi membentuk Sub Holding Downstream (SHD) untuk mengintegrasikan Patra Niaga, Kilang Pertamina… Read More

11 hours ago

Anindya Bakrie Tegaskan Pertumbuhan Hijau Jadi Motor Investasi dan Transisi Energi

Poin Penting Pertumbuhan hijau dinilai Anindya Bakrie sebagai bagian inti strategi pertumbuhan nasional, mencakup ekonomi,… Read More

11 hours ago

Gelar Run for Disabilities, BTN Perkuat Komitmen ESG Lewat Inklusivitas

Poin Penting BTN menggelar Run for Disabilities sebagai bagian Road to BTN Jakim 2026, menegaskan… Read More

13 hours ago

BTN Gelar Run for Disabilities, Perkuat Komitmen ESG dan Inklusivitas

Poin Penting BTN menegaskan komitmen ESG dan inklusivitas melalui BTN Run for Disabilities dengan melibatkan… Read More

14 hours ago