Politic

Segini Kekayaan Ahmad Muzani yang Ditetapkan jadi Ketua MPR RI Periode 2024-2029

Jakarta – Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Muzani secara resmi menjadi Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) 2024-2029 dalam Rapat Paripurna pada Kamis, 3 Oktober 2024. 

Ahmad Muzani didampingi delapan orang wakil ketua yang ditunjuk oleh masing-masing fraksi partai politik dan kelompok DPD di MPR RI. Di antaranya ada Wakil Ketua MPR I Bambang Wuryanto (Fraksi PDI Perjuangan) dan Wakil Ketua MPR II: Kahar Muzakir (Fraksi Partai Golongan Karya).

Kekayaan Ahmad Muzani

Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaam Penyelenggara Negara (LHKPN) pada 31 Maret 2024, Ahmad Muzani tercatat mempunyai harta Rp59.125.210.000.

Baca juga: Segini Kekayaan Gus Ipul yang Baru Dilantik jadi Mensos

Jika dirinci, Ahmad Muzani memiliki kekayaan yang bersumber dari tanah dan bangunan dengan total Rp42.650.000.000.

Tercatat ada 30 bidang tanah dan bangunan yang dimiliki Ahmad Muzani dan tersebar di sejumlah wilayah Tanah Air. Mulai dari Jakarta, Tangerang, hingga Tegal, Jawa Tengah.

Selain itu, Ahmad Muzani juga melaporkan kepemilikan alat transportasi dan mesin senilai Rp1,1 miliar.

Koleksi kendaraannya terdiri dari Toyota Fortuner 2016 hasil sendiri Rp300 juta, Honda Freed tahun 2011 hasil sendiri Rp100 juta, Mitsubishi Pajero Sport tahun 2012 hasil sendiri Rp200 juta, Toyota Vellfire tahun 2015 hasil sendiri Rp400 juta, dan 8 unit sepeda tahun 2019 Rp100 juta.

Baca juga: Intip Perbandingan Kekayaan Pramono Anung dan Rano Karno, Paslon yang Maju di Pilkada Jakarta

Sedangkan kekayaan Ahmad Muzani yang berasal dari kas dan setara kas senilai Rp8.597.460.000. Dia juga melaporkan harta bergerak lainnya senilai Rp4.552.500.000, surat berharga senilai Rp375.250.000 dan harta lainnya Rp1.850.000.000.

Dia juga tercatat tak memiliki utang. Alhasil, total kekayaan Ahmad Muzani mencapai Rp59.125.210.000. (*)

Galih Pratama

Recent Posts

Aditya Jayaantara Pejabat OJK yang Tidak Jadi Mundur, tapi Dimutasi

Poin Penting Isu pengunduran diri pejabat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencuat, namun Aditya Jayaantara dipastikan… Read More

27 mins ago

Purbaya Soroti NPL KUR 10 Persen, Kaji Pengambilalihan PNM untuk Efisiensi UMKM

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa soroti NPL KUR 10% dan pertimbangkan pengambilalihan PNM dari… Read More

33 mins ago

44 Penerima Beasiswa LPDP Disanksi, 8 Wajib Kembalikan Dana Beserta Bunga

Poin Penting Sebanyak 44 penerima beasiswa LPDP dijatuhi sanksi, 8 di antaranya wajib mengembalikan dana… Read More

1 hour ago

IHSG Sesi I Ditutup Berbalik Melemah 0,26 Persen ke Posisi 8.374

Poin Penting IHSG sesi I 24 Februari 2026 ditutup melemah 0,26% ke posisi 8.374,66, dari… Read More

2 hours ago

Utang Luar Negeri Perbankan Turun Tipis ke USD31,75 Miliar pada Desember 2025

Poin Penting Utang luar negeri (ULN) perbankan nasional pada Desember 2025 tercatat USD31,75 miliar, turun… Read More

2 hours ago

BGN Buka-bukaan soal Anggaran MBG, Ini Rincian per Porsi

Poin Penting BGN menegaskan dana bahan baku MBG bukan Rp15.000, melainkan Rp8.000–Rp10.000 per porsi sesuai… Read More

2 hours ago