Jakarta – Bank Indonesia (BI) telah menerapkan QRIS Antarnegara. Dengan demikian negara yang sudah menerapkan kebijakan tersebut, maka akan terkoneksi dengan QRIS Antarnegara. Sehingga akan memudahkan para turis dalam bertransaksi menggunakan QRIS.
Salah satu negara yang terkoneksi QRIS Antarnegara adalah Thailand. Bank Indonesia juga memastikan bahwa biaya transaksi QRIS yang akan dikenakan merchant ke nasabah akan jauh lebih murah bila dibandingkan dengan harus menarik tunai di ATM Thailand ataupun menukar di money changer.
Asisten Gubernur Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Filianingsih Hendarta mengaku, untuk biaya transaksi dirinya tidak menampik bahwa akan ada biaya yang dikenakan saat melakukan transaksi bagi merchant.
Adapun biaya MDR (Merchant Discount Rate) QRIS yang dibebankan kepada pelaku usaha, akan sama besarannya seperti biaya QRIS saat ini. “Pembagiannya biaya sama seperti QRIS saat ini, jadi MDR sama tidak ada bedanya, kan merchantnya tidak tahu kamu orang Thailand atau Indonesia,” ujarnya di Jakarta, Selasa, 30 Agustus 2022.
Lebih lanjut Filianingsih menyatakan, Merchant Discount Rate QRIS jika untuk Usaha Mikro (UMi) sebesar 0%, kemudian untuk Mikro Menengah Besar sebesar 0,7%, dan layanan umum sebesar 0,4%.
“Perbedanya adalah nanti di pembagian. Pembagian ini adalah bisnis to bisnis antara mereka, tentunya dengan ASPI (Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia) dan juga di Thailand mungkin ada asosiasi sistem pembayarannya, jadi fee biasanya itu juga akan di debit masuk di transaksinya,” jelas Fili. (*) Irawati
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More