DPRD Jabar telah menentukan tiga calon Pj Gubernur Jabar pengganti Ridwan Kamil/istimewa
Jakarta – Masa jabatan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil akan habis pada 5 September 2023. Sebagai penggantinya, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jabar telah menentukan tiga nama yang bakal diusulkan menjadi calon Penjabat (Pj) Gubernur Jabar.
Tiga nama yang diusulkan tersebut berdasarkan keputusan yang dihasilkan dalam rapat pimpinan DPRD Jabar. Mereka di antaranya Keri Lestari, Bey Triadi Machmudin, dan Asep Mulyana.
Baca juga: Jusuf Kalla Blak-Blakkan: Butuh Modal Rp600 Miliar untuk Jadi Ketum Golkar
Ada sejumlah fakta terkait dengan tiga calon Pj Gubernur Jabar yang bakal menggantikan Ridwan Kamil. Berikut faktanya yang dirangkum dari berbagai sumber:
Asep dikenal sebagai Direktur Jendral Peraturan Perundang-undangan (Dirjen PP) di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Dia merupakan alumnus Fakultas Hukum Universitas Mataram pada 1994 silam.
Calon Pj Gubernur Jabar ini kemudian melanjutkan studi Program Magister Ilmu Hukum di Universitas Diponegoro pada 2001 dan menyelesaikan Program Doktor Ilmu Hukum di Universitas Padjajaran pada 2012 dengan predikat cum laude.
Mulai 1996, Asep mengawali karier di Kejaksaan. Beberapa jabatan penting pernah diembannya. Dia pernah dipercaya sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Semarang periode 2014-2015.
Dia juga pernah menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Banten dan Jabar. Selama menjabat Kajati Jabar, banyak kasus yang menonjol ditangani Asep hingga rampung.
Salah satu kasus yang cukup menyedot perhatian khayalak adalah kasus pemerkosaan pada 13 santriwati Kota Bandung, dengan pelaku Hery Wirawan.
Dalam penanganan kasus ini, Asep turun gunung menjadi jaksa penuntut di Pengadilan Negeri Bandung. Asep menuntut Herry dihukum mati dan kebiri kimia. Namun, tuntutan tersebut tidak terkabulkan. Herry hanya dihukum seumur hidup.
Sosok yang satu ini bisa dibilang cukup akrab dengan awak media. Dia merupakan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media, Sekretaris Presiden. Dia dilantik menduduki posisi tersebut oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno pada Rabu 20 Januari 2021.
Sebelumnya, dia pernah dipercaya sebagai Kelapa Biro Pers Istana pada 2015 silam.
Faktanya, Bey satu almamater dengan Gubernur Jabar Ridwan Kamil, menempuh studi S2 Magister Teknik di Institut Teknologi Bandung (ITB). Sedangkan progam SI, pria kelahiran 15 April 1970 ini, merupakan lulusan Fakultas Ekonomi UNIKA Parahyangan.
Sosok terakhir yang diajukan sebagai calon Pj Gubernur Jabar adalah Keri Lestari. Saat ini, dia menduduki posisi sebagai Direktur Institut Pembangunan Jawa Barat (INJABAR) Universitas Padjajaran (Unpad).
Tak hanya itu, Keru juga salah satu Guru Besar Bidang Farmakologi dan Farmasi Klinik Unpad dan Ketua Kolegium Ilmu Farmasi Indonesia.
Calon Gubernur PJ Jabar itu kini aktif mengajar sebagai dosen biokimia klinik, farmasi klinik, informasi obat dan konseling, serta nutraseutikal.
Baca juga: Ketimbang Anies dan Ganjar, Prabowo Lebih Jago Kelola Anggaran?
Selain karier yang moncer, Keri juga kerap mendapatkan pengharagaan atas prestasinya. Dia pernah menjadi nominasi semifinal Asian Entrepreneur Awards di Jepang 2016.
Kemudian, dia pernah mendapatkan penghargaan nasional Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) Penemu di Bidang Farmasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (KemenkumHAM) tahun 2023. (*)
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More