Jakarta – Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) mencatat, sebanyak 70% pinjaman atau pembiayaan fintech peer to peer (P2P) landing telah menyasar sektor UMKM.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Eksekutif Fintech Pendanaan Klaster Syariah Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Lutfi Adhiansyah pada diskusi virtual KNEKS dan AFPI dengan tema “Percepatan & Penguatan Peran Fintek Syariah dalam Pengembangan Rantai Nilai Halal di Indonesia”.
Dirinya mengatakan pencapaian tersebut merupakan suatu upaya industri dalam mendukung pemulihan ekonomi. “Pada fintech lending klaster Syariah sebesar 70% online, klaster Produktif sebesar 42%, UMKM offline dan klaster Konsumtif sebesar 64,1%,” kata Lutfi melaui video conference di Jakarta, Selasa 15 Desember 2020.
Dirinya megungkapkan, hingga saat ini terdapat 108 fintech P2P landing yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Serta terdapat 34 fintech P2P landing konvensional yang berizin dari OJK. Sementara itu, terdapat 10 fintech P2P landing syariah nasional sementara yang sudah terdaftar baru 2 fintech syariah.
Lutfi juga mengatakan, hingga 2 September 2020 jumlah peminjam fintech nasional telah mencapai 26,5 juta nasabah. Dimana nasabah milenial rentang usia 19 hingga 34 menjadi dominasi peminjam di dalam negeri. Dirinya optimis industri fintech syariah kedepan akan semakin memiliki peran terhadap perekomian nasional. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Dedi Mulyadi ajukan pinjaman daerah Rp2 triliun akibat kapasitas fiskal Jabar turun hampir… Read More
Poin Penting Bank Panin mencatatkan laba bersih Rp2,87 triliun, naik tipis 0,13 persen yoy, ditopang… Read More
Poin Penting BNI siapkan uang tunai Rp23,97 triliun untuk kebutuhan transaksi Ramadan dan Lebaran 2026… Read More
Poin Penting DJP mencatat penerimaan pajak ekonomi digital mencapai Rp47,18 triliun hingga Januari 2026, didominasi… Read More
Poin Penting RUPST Bank Jateng mengangkat Bambang Widiyatmoko sebagai Direktur Utama, menggantikan Irianto Harko Saputro.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup stagnan di zona hijau pada level 8.235,48, dengan 341 saham menguat,… Read More