Jakarta – Cashlez sebagai perusahaan fintech di bidang payment gateway yang sudah memiliki izin resmi dari Bank Indonesia (BI) berkolaborasi dengan PT Softorb Technology Indonesia (STI) untuk menyediakan layanan pembayaran e-Money di Cashlez Card Reader, CashlezOne.
Tee Teddy Setiawan selaku CEO Cashlez mengatakan, masyarakat Indonesia umumnya sudah memiliki e-Money untuk pembayaran tol, transportasi, minimarket dan lainnya, untuk itu pihaknya ingin memperluas penggunaan e-Money tersebut untuk pembayaran di merchant-merchant offline seperti coffee shop, retail, fashion, dan sebagainya.
“Kami berharap e-Money dapat dijadikan sebagai alat pembayaran yang inovatif dan praktis serta mampu mempercepat pembayaran kegiatan ekonomi bisnis,” kata Teddy melalui keterangan resminya di Jakarta, Rabu 29 Juli 2020.
Pembayaran dengan e-Money ini dapat dilakukan di Cashlez Card Reader yaitu CashlezOne dengan metode Tap Kartu. Jadi merchant Cashlez yang sudah memiliki CashlezOne dapat menerima pembayaran e-Money dari customer.
“Caranya cukup dengan melakukan upgrade feature e-Money di aplikasi Cashlez dalam CashlezOne. Saat ini masih bekerjasama dengan kartu uang elektronik dari Bank Mandiri, namun kedepannya akan kami perluas dengan kartu uang elektronik dari bank lain.” tutup Teddy Tee.
PT STI sendiri merupakan anak perusahaan dari Cashlez yang diakuisisi pada bulan Mei lalu dari dana hasil IPO. STI melengkapi bagian front end dalam sistem transaksi pembayaran (payment gateway) dan Cashlez pada bagian back end. PT STI berfokus pada RFID dan smart card technology untuk pembayaran.
Hingga saat ini, Cashlez telah merangkul lebih dari 7.000 bisnis dari berbagai skala termasuk enterprise, medium dan small merchant, di bidang ritel, fashion, makanan & minuman, pariwisata, dan lain sebagainya, serta telah hadir di kota-kota besar di Indonesia, yaitu Jakarta, Bali, Bandung, Surabaya, Medan, Yogyakarta, Makassar, dan Malang.
Ke depan, Cashlez akan terus meningkatkan produk dan layanannya dan memperluas jaringannya dalam mencapai visi Cashlez untuk menjadi Perusahaan Pembayaran Terkemuka di Indonesia. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Pemerintah perpanjang penempatan dana SAL Rp200 triliun hingga September 2026 untuk menjaga likuiditas… Read More
Poin Penting Harga emas Antam, Galeri24, dan UBS kompak naik pada 24 Februari 2026 di… Read More
Poin Penting Rupiah dibuka melemah 0,20% ke level Rp16.835 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya… Read More
Poin Penting Bank INA optimistis mampu melampaui target pertumbuhan kredit 8–12 persen dari OJK dengan… Read More
Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,36% ke level 8.425,94 dengan nilai transaksi Rp415,39 miliar dan… Read More
Poin Penting OJK siapkan penghapusan KBMI I dan mendorong bank bermodal inti Rp3 triliun–Rp6 triliun… Read More