News Update

Sebanyak 26 Fintech Telah Terdaftar di Sandbox Bank Indonesia

Jakarta – Perkembangan industri jasa keuangan berbasis teknologi (Fintech) saat ini terlihat sangat pesat dan semakin beragam. Oleh karena itu, regulator khususnya Bank Indonesia (BI) terus mengawal dan mengawasi perkembangan fintech tersebut dengan menerapkan sistem sandbox kepada setiap fintech.

Bank Indonesia mencatat, hingga April 2018 terdapat 26 perusahaan peneyelenggara teknologi finansial terkait sistem pembayaran yang terdaftar di bank sentral. Angka ini bertambah 11 dari periode Maret lalu yang berjumlah 15 perusahaan tekfin.

Deputi Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Imaddudin Sahabat menjelaskan, dari 26 perusahaan tekfin tersebut, baru ada satu perusahaan yaitu PT Toko Pandai Nusantara melalui produk TokoPandai yang berhasil lolos dari ruang uji coba terbatas (regulatory sandbox) Bank Indonesia.

“Saat ini sudah ada 26 yang sudah terdaftar, 1 sudah lolos dari sandbox. Jadi yang sudah lolos kita sarankan mengajukan izin ,” kata Imaddudin di Thamrin Nine Ballroom Jakarta, Selasa 10 April 2018.

Baca juga: Regulasi Fintech Dalam Proses Finalisasi

Imaddudin menambahkan, jika perusahaan fintech tersebut lolos dari tahapan uji coba terbatas atau regulatory sandbox, artinya sudah mendapat rekomendasi dari bank sentral untuk mendapatkan izin, sehingga perusahaan tekfin tersebut bisa menjual produknya. Proses pengujian terbatas tersebut memerhatikan beberapa pada aspek teknis seperti model bisnis, teknologi hingga layanan bagi konsumen.

Sebagai informasi, aturan mengenai regulatory sandbox ini sesuai dengan Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 19/14/PADG/2017 untuk memenuhi berbagai kriteria yang harus dipenuhi oleh perusahaan tekfin. Aturan tersebut antara lain, adanya unsur inovasi, bermanfaat dan dapat digunakan secara massal. Selain itu juga harus memenuhi mitigasi risiko.(*)

Suheriadi

Recent Posts

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

5 mins ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

56 mins ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

2 hours ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

2 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

2 hours ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

3 hours ago