Jakarta – Sebanyak 200 Atlet Nasional menerima vaksinasi COVID-19 suntikan kedua di RS Olahraga Nasional Cibubur pada Jumat (12/2). Vaksinasi kedua ini diperuntukan bagi atlet, pelatih, dan tenaga pendukung dari delapan cabang olahraga yang diantaranya terdapat sejumlah atlet yang akan bertanding dalam kejuaraan All England.
Sebanyak 1.000 peserta ditargetkan menerima vaksinasi selama empat hari pelaksanaan, dengan target harian sebanyak 240 hingga 250 orang. Sekretaris Jenderal Oscar Primadi dalam kunjungannya mengatakan bahwa vaksinasi ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mengendalikan pandemi COVID-19.
“Atlet merupakan kebanggan bangsa, aset bangsa, apapun yang dikerjakan dilaksanakan oleh atlet tentunya mempunyai hal yang positif bagi bangsa. Tidak ada kata lain mereka harus sehat, dan kuat dalam kondisi pandemi ini” ucap Oscar melalui keterangan resminya yang dikutip Minggu 14 Maret 2021.
Oscar bersyukur karena proses vaksinasi yang dilakukan dengan kerjasama Kementerian Pemuda dan Olahraga serta RS Olahraga Nasional ini berjalan cukup baik dan terkoordinasi.
Menutup kunjunganya, Oscar mengatakan bahwa atlet yang sehat dan kuat akan bisa menjadi juara dan mengharumkan nama bangsa, sehingga ini bisa menjadi modal dan contoh untuk masyarakat Indonesia bahwa mulai dari presiden, tokoh agama, tenaga kesehatan sampai atlet sudah ikut menyehatkan bangsa ini dengan ikut menyukseskan program vaksinasi COVID-19. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More
Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More
Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More
Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang menjadi… Read More
Poin Penting Maraknya penagihan intimidatif berdampak pada kebijakan perusahaan pembiayaan, yang kini memperketat prinsip kehati-hatian… Read More