Categories: Analisis

Sebanyak 2.306 RS Telah Menerapkan Vedika BPJS Kesehatan

Jakarta– BPJS Kesehatan terus meningkatkan pelayanan kepada para pesertanya dengan menerapkan imptementasi verifikasi digital klaim (Vedika) bagi fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan (FKRTL).

Dengan menerapkan Vedika, Rumah Sakit (RS) dapat mempercepat proses verifikasi sehingga rumah sakit mendapatkan kepastian waktu pembayaran klaim lebih akurat dan lebih cepat dibandingkan dengan proses klaim konvensional. Tercatat, hingga April 2018 jumlah rumah sakit yang saat ini sudah mengimplementasikan Vedika berjumlah 2.306 rumah sakit.

“Keadaan ini menantang BPJS Kesehatan untuk terus mengembangkan cara baru pengelolaan klaim yang lebih efektif dan lebih efisien. Untuk itu kami melucurkan Program Vedika, yang saat ini sudah diimplementasikan di 2.306 rumah sakit di seluruh lndonesia,” kata Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan, Andayani Budi Lestari dalam Konferensi Pers “Optimalkan Kualitas Layanan di Rumah Sakit Lewat Impiementasi Vedika” di Kantor Pusat BPJS Kesehatan Jakarta, Kamis 26 April 2018.

Baca juga: BPJS Kesehatan Dorong Verifikasi RS Berbasis Digital

Andayani menjelaskan, rumah sakit yang telah berkomitmen mengimpiementasikan Vedika terus mengalami pertumbahan fasilitas kesehatan setiap bulannya. Dimulai dari implementasi di 216 RS pada bulan Oktober 2017, 583 RS di bulan November 2017, 1.236 di bulan Desember 2017.

Selanjutnya tercatat 1.528 RS di bulan Januari 2018, 1.745 RS di bulan Februari, dan 2.275 RS di bulan Maret 2018. Hingga saat ini bahkan telah mencapai 2.306 FKRTL yang melaksanakan dan komitmen Vedika. Artinya sebanyak 99,7% FKRTL provider BPJS Kesehatan telah implementasi Vedika. Dirinya berharap, implementasi Vedika dapat diterapkan secara 100 persen pada tahun ini.

“Saat ini yang belum menerapkan hanya tinggal 6 rumah sakit karena kendala jaringan dan kita harap ini akan segera menerapkan Vedika,” tutup Andayani. (*)

Suheriadi

Recent Posts

Moody’s Turunkan Outlook Indonesia, BI Tegaskan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat

Poin Penting BI menilai penurunan outlook Moody’s tidak mencerminkan pelemahan ekonomi domestik. Stabilitas sistem keuangan… Read More

30 mins ago

Bantah Terkait Dugaan Kasus Pidana Pasar Modal, Berikut Klarifikasi Lengkap BUVA

Poin Penting PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) menegaskan tidak memiliki keterlibatan, baik langsung maupun… Read More

39 mins ago

Ekonomi RI Tumbuh 5,11 Persen, Celios: Dari Mana Sumber Pertumbuhannya?

Poin Penting Celios pertanyakan pertumbuhan PDB 5,11 persen dipertanyakan, pasalnya konsumsi rumah tangga & PMTB… Read More

1 hour ago

Purbaya Lantik 43 Pejabat Pajak dan DJA, Ini Daftar Lengkapnya

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik 40 pejabat eselon II di DJP dan… Read More

3 hours ago

OJK Targetkan Kredit Tumbuh 12 Persen di 2026, Begini Tanggapan Bankir

Poin Penting Pertumbuhan kredit perbankan diproyeksikan 10–12 persen, lebih tinggi dari target 2025 sebesar 9–11… Read More

4 hours ago

Premi ACA 2025 Tumbuh 17 Persen di Tengah Perlambatan Industri

Poin Penting ACA membukukan premi Rp6 triliun sepanjang 2025, tumbuh 17 persen yoy, jauh di… Read More

6 hours ago