Jakarta – Setelah mendapat suntikan investasi sebesar USD80 juta pada April lalu, Supermarket finansial terkemuka di Asia, GoBear gencar menghadirkan beberapa inovasi digital untuk membantu dan menyediakan alternatif bagi masyarakat Indonesia dalam mengakses produk keuangan.
Country Director Indonesia GoBear Indonesia, Tris Rasika mengatakan, dengan hadirnya GoBear sebagi fintech agregator, juga mendukung program literasi dan inklusi finansial yang digalakkan pemerintah.
“Fokus kami saat ini di produk bank, ada bank empat produk, KTA (kredit tanpa agunan), asuransi perjalanan, dan asuransi mobil. Dimana, 70 persen kita di KTA,” ujarnya saat media visit ke kantor Infobank di Jakarta, Rabu (16/10).
Di Indonesia, Tris menambahkan, hingga saat ini GoBear telah bermitra dengan beberapa bank diantaranya Standar Chartered Bank, OCBC NISP, Citibank, dan Commonwealth bank. Sementara untuk mitra asuransi, diantaranya asuransi FWD dan asuransi Simas Insurtech.
“Untuk ke depannya, kita juga akan menjamah segmen usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), disamping itu juga ada KPR (Kredit Pemilikan Rumah),” tambahnya.
Sebagai informasi, hingga saat ini, GoBear memiliki total pengguna di seluruh negara sebanyak 40 juta dan dengan total pengunjung website GoBear sebanyak 4 juta pengunjung. (*) Bagus Kasanjanu
Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group EKONOMI politik perbankan Indonesia sedang sakit.… Read More
Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More