Perbankan

SeaBank Kantongi Laba Rp97 Miliar di Kuartal I 2025, Melesat 88 Persen

Jakarta – PT. Bank Seabank Indonesia mendulang kenaikan laba cukup impersif di kuartal I 2025. Laba bank digital yang terafiliasi dengan induk usaha Shopee, SeaBank naik 88 persen menjadi Rp97 miliar dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp52 miliar.

Direktur Utama SeaBank, Sasmaya Tuhuleley mengatakan, pertumbuhan ini tak terlepas dari bisnis yang melejit, seperti penyaluran kredit tumbuh double digit sebesar 36 persen yoy menjadi sebesar Rp25 triliun, dengan rasio NPL terjaga di angka 1,57 persen.

“Pertumbuhan bisnis yang sehat harus diiringi dengan kontribusi nyata bagi masyarakat,” katanya, dikutip Selasa, 20 Mei 2025.

Baca juga : Laba Seabank Tumbuh 57 Persen Jadi Rp378 Miliar di 2024

Seiring dengan pertumbuhan laba, total aset Sea Bank juga tumbuh 16 persen yoy, menjadi Rp37,4 triliun, dibanding periode sama tahun sebelumnya, Rp34,6 triliun.

Sementara itu, dana pihak ketiga tumbuh 10 persen yoy menjadi Rp27 triliun dengan komposisi CASA di level 66,78 persen, lebih baik dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yaitu 64,49 persen.  

Untuk mendukung rencana pertumbuhannya, SeaBank senantiasa memastikan kecukupan permodalan dengan rasio kecukupan modal (CAR) di akhir kuartal I 2025 tercatat sebesar 24.62 persen.  

Baca juga : Begini Target Bank Raya untuk Kredit, DPK, dan Laba pada 2025

Di mana, rata-rata transaksi harian per 31 Maret 2025 sebanyak 5,9 juta transaksi dengan perputaran uang mencapai Rp3,5 triliun per hari.

Jumlah tersebut meningkat dari kuartal IV 2024 dan menunjukkan bahwa SeaBank semakin melayani berbagai kebutuhan Nasabah. 

“Sejalan dengan pertumbuhan ini, SeaBank terus mendukung pemberdayaan perempuan di Indonesia dengan melakukan perluasan edukasi literasi keuangan khususnya untuk pelaku UMKM,” pungkasnya. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

Aditya Jayaantara Pejabat OJK yang Tidak Jadi Mundur, tapi Dimutasi

Poin Penting Isu pengunduran diri pejabat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencuat, namun Aditya Jayaantara dipastikan… Read More

5 mins ago

Purbaya Soroti NPL KUR 10 Persen, Kaji Pengambilalihan PNM untuk Efisiensi UMKM

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa soroti NPL KUR 10% dan pertimbangkan pengambilalihan PNM dari… Read More

11 mins ago

44 Penerima Beasiswa LPDP Disanksi, 8 Wajib Kembalikan Dana Beserta Bunga

Poin Penting Sebanyak 44 penerima beasiswa LPDP dijatuhi sanksi, 8 di antaranya wajib mengembalikan dana… Read More

1 hour ago

IHSG Sesi I Ditutup Berbalik Melemah 0,26 Persen ke Posisi 8.374

Poin Penting IHSG sesi I 24 Februari 2026 ditutup melemah 0,26% ke posisi 8.374,66, dari… Read More

1 hour ago

Utang Luar Negeri Perbankan Turun Tipis ke USD31,75 Miliar pada Desember 2025

Poin Penting Utang luar negeri (ULN) perbankan nasional pada Desember 2025 tercatat USD31,75 miliar, turun… Read More

1 hour ago

BGN Buka-bukaan soal Anggaran MBG, Ini Rincian per Porsi

Poin Penting BGN menegaskan dana bahan baku MBG bukan Rp15.000, melainkan Rp8.000–Rp10.000 per porsi sesuai… Read More

2 hours ago