Selain SDM, persoalan kedua yang dihadapi oleh BPD dalam rangka pengembangan BPD adalah menyangkut permodalan. “Kalau modal kecil, bank kecil masuk lingkaran setan. Ujung-ujungnya semua serba kecil. Istilahnya mutar-mutar seperti itu saja. Bagaimana bisa modern beli IT, didik orang, bangun jaringan, semua perlu uang artinya itu modal,” papar Muliaman.
Peningkatan permodalan ini dinilainya menjadi sangat penting dalam mendorong visi BPD menjadi tuan rumah di wilayahnya masing-masing. “Saya menyambut baik kalau Pemda mengutamakan BPD. sehingga betul-betuk BPD-nya dikelola oleh orang yang profesional, ditopang teknologi yang modern didukung modal yang kuat. SDM penting, modal penting,” tukas Muliaman.
Melalui pembangan BPD, baik penguatan SDM dan permodalan, maka pengetahuan lokal yang dimiliki dan menjadi kekuatan BPD di daerah bisa dimaksimalkan. (*)
Page: 1 2
Poin Penting Menkeu Purbaya akui miskomunikasi, sebagian pengadaan motor listrik untuk SPPG ternyata sempat disetujui.… Read More
Poin Penting Livin’ by Mandiri hadirkan QR antarnegara di Korea Selatan, memungkinkan transaksi QRIS tanpa… Read More
Poin Penting Bank Dunia memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 menjadi 4,7 persen dari 4,8… Read More
Grab resmi memperkenalkan 13 fitur berbasis kecerdasan buatan dalam ajang tahunan GrabX 2026.Peluncuran GrabX 2026… Read More
Poin Penting Temuan PBB menyebutkan peluru yang menewaskan prajurit TNI pada 29 Maret ditembakkan dari… Read More
Poin Penting BI mencatat DPK valas Februari 2026 sebesar Rp1.367,2 triliun, relatif stabil dibanding Januari,… Read More