Jakarta – Satgas Penanganan Covid-19 memastikan suplai vaksin untuk program vaksinasi tahap 2 tercukupi dan berjalan dengan lancar. Vaksin Covid-19 terus diproduksi oleh BioFarma dan akan segera digunakan untuk memvaksinasi 16,9 juta petugas pelayan publik, dan 21,5 juta warga lanjut usia (lansia).
Selain itu, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito memastikan bahwa pemerintah sudah mengamankan vaksin dari berbagai produsen. Selain Sinovac, pemerintah berupaya mengadakan vaksin-vaksin dari produsen lainnya seperti Pfizer, Astra Zeneca dan Novavac.
“Kedatangan vaksin ini adalah upaya pemerintah untuk melindungi masyarakat dan mengakhiri pandemi Covid-19 melalui program vaksinasi gratis,” ujar Wiku dalam keterangan pers virtualnya yang disiarkan melalui kanal YouTube BNPB Indonesia di Jakarta.
Sebagai informasi, Indonesia menerima kedatangan vaksin Covid-19 tahap kelima pada Selasa, 2 maret 2021 lalu. Sebanyak 10 juta vaksin Covid-19 dari Sinovac dalam bentuk bulk mendarat di bandara Soekarno-Hatta dan diterima langsung oleh Wakil Menteri Kesehatan.
Kedatangan vaksin ini menambah total vaksin yang sudah diterima Indonesia mencapai 38 juta dosis, terdiri dari 35 juta dosis berbentuk bulk (bahan baku) dan 3 juta dosis vaksin jadi. Selanjutnya, pemerintah masih akan menerima kiriman vaksin Sinovac hingga jumlahnya mencapai 185 juta dosis. (*) Evan Yulian Philaret
Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More
Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More
Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More
Poin Penting CNMA membagikan dividen Rp12 per saham, termasuk dividen interim Rp5 per saham. Pembayaran… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 0,26 persen ke level 6.971,02. Mayoritas sektor melemah, dipimpin sektor… Read More