Jakarta – Satgas Penanganan Covid-19 mengungkapkan bahwa komunitas masyarakat memegang peranan vital dalam penanganan pandemi. Upaya pencegahan yang maksimal di tingkat terkecil yaitu RT, RW, dan desa akan berdampak pada pengendalian pandemi yang lebih baik.
“Dalam rangka upaya untuk membangun ketahanan kesehatan masyarakat, yang menjadi garda terdepan untuk mengakhiri pandemi ini adalah masyarakat itu sendiri,” jelas Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Sonny Harry B Harmadi dalam diskusi virtual dikutip melalui kanal YouTube BNPB Indonesia.
Satgas menilai, masyarakat memiliki kemampuan untuk bergotong royong dan saling mendukung satu sama lainnya. Sonny menekankan, Covid-19 tidak dapat ditangani seorang diri, tetapi dibutuhkan kebersamaan untuk melawannya.
“Maka peran dari komunitas masyarakat menjadi sangat penting. Jadi di level komunitas, di level masyarakat, mereka bisa bermusyawarah, merumuskan, membuat aturan untuk menangani pandemi,” jelasnya.
Oleh karena itu, musyawarah antar masyarakat diperlukan agar dapat menciptakan peraturan yang efektif mencegah Covid-19. Melalui kerja sama dari semua pihak, penanganan pandemi akan semakin cepat dan tepat sasaran. (*) Evan Yulian Philaret
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More
Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More
Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More
Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More