Jakarta – Satgas Penanganan Covid-19 mengungkapkan bahwa komunitas masyarakat memegang peranan vital dalam penanganan pandemi. Upaya pencegahan yang maksimal di tingkat terkecil yaitu RT, RW, dan desa akan berdampak pada pengendalian pandemi yang lebih baik.
“Dalam rangka upaya untuk membangun ketahanan kesehatan masyarakat, yang menjadi garda terdepan untuk mengakhiri pandemi ini adalah masyarakat itu sendiri,” jelas Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Sonny Harry B Harmadi dalam diskusi virtual dikutip melalui kanal YouTube BNPB Indonesia.
Satgas menilai, masyarakat memiliki kemampuan untuk bergotong royong dan saling mendukung satu sama lainnya. Sonny menekankan, Covid-19 tidak dapat ditangani seorang diri, tetapi dibutuhkan kebersamaan untuk melawannya.
“Maka peran dari komunitas masyarakat menjadi sangat penting. Jadi di level komunitas, di level masyarakat, mereka bisa bermusyawarah, merumuskan, membuat aturan untuk menangani pandemi,” jelasnya.
Oleh karena itu, musyawarah antar masyarakat diperlukan agar dapat menciptakan peraturan yang efektif mencegah Covid-19. Melalui kerja sama dari semua pihak, penanganan pandemi akan semakin cepat dan tepat sasaran. (*) Evan Yulian Philaret
Poin Penting Adira Finance membagikan dividen Rp772,37 miliar (Rp630/saham) atau sekitar 50 persen dari laba… Read More
Poin Penting Pemerintah menyiapkan injeksi likuiditas Rp100 triliun ke bank-bank Himbara untuk menjaga stabilitas sistem… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut usulan pengadaan motor listrik dan komputer untuk… Read More
Poin Penting Defisit APBN 2026 dipastikan tetap dijaga di bawah 3 persen meski harga minyak… Read More
Poin Penting Laba Amar Bank naik 16,1% menjadi Rp249,6 miliar, tertinggi sepanjang sejarah. Kredit tumbuh… Read More
Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank INDONESIA sedang berputar hebat. Dalam politik ekonomi perbankan… Read More