COVID-19 Update

Satgas Ingatkan Ketersediaan Tenaga Vaksinator Sebelum Vaksinasi Massal

Jakarta – Program vaksinasi massal bagi tenaga kesehatan (nakes) beberapa waktu lalu kerap dilakukan oleh beberapa Provinsi, seperti DKI Jakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur untuk mempercepat program vaksinasi nasional. Terkait hal ini, Satgas Covid-19 mengingatkan kepada Provinsi yang hendak melakukan hal serupa untuk mempertimbangkan ketersediaan vaksinator.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengungkapkan, bahwa setiap daerah pasti memiliki jumlah tenaga vaksinator yang berbeda. Pertimbangan jumlah vaksinator bertujuan agar program vaksinasi massal yang dilakukan pemerintah daerah setempat, akan berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Pelaksanaan program vaksinasi dapat menjadi salah satu cara, mendorong tenaga kesehatan turut berpartisipasi dalam program vaksinasi ini,” ujar Wiku dalam diskusi virtual dikutip melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Sebagai informasi, mekanisme vaksinasi masyarakat umum, nantinya tidak akan berbeda dari tahapan sebelumnya dan tetap menggunakan sistem satu data. Masyarakat akan menerima undangan melalui layanan seluler SMS dan selanjutnya dapat melakukan registrasi sebelum menerima vaksinasi.

Satu data vaksinasi Covid-19 ini merupakan kerjasama antara Telkom, Kementerian Kominfo, BPJS, Kementerian Kesehatan dan Kementerian Koordinator Perekonomian. (*) Evan Yulian Philaret

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Bisnis Oli Makin Kencang, Pertamina Lubricants Dominasi Pangsa Pasar 37 Persen

Poin Penting Pangsa pasar oli Indonesia tumbuh rata-rata 2,5% per tahun, didorong oleh meningkatnya jumlah… Read More

2 hours ago

Prasasti: Konflik AS-Iran jadi Momentum Investor Borong Aset Keuangan

Poin Penting Konflik AS-Iran memunculkan volatilitas, yang sebagian investor lihat sebagai momentum untuk membeli aset… Read More

2 hours ago

Salurkan Pembiayaan Perumahan RP20,88 T di 2025, Laba SMF Tembus Rp565 M

Poin Penting SMF menyalurkan pembiayaan Rp20,88 triliun sepanjang 2025, naik 22,75%, dengan laba Rp565 miliar… Read More

3 hours ago

Naik 18 Persen, Adira Finance Catat Pembiayaan Baru Tembus Rp43,2 Triliun di 2025

Poin Penting Adira Finance catat pembiayaan baru Rp43,2 triliun, naik 18% di 2025. Laba bersih… Read More

3 hours ago

AFPI Dorong Bank Himbara Salurkan Rp200 Triliun SAL ke Fintech Pindar

Poin Penting AFPI berharap bank Himbara menyalurkan sebagian dari Rp200 triliun SAL ke industri pinjaman… Read More

3 hours ago

Timteng Memanas, Ini Langkah Pertamina Lubricants Jamin Ketersediaan Stok Nasional

Poin Penting Pertamina Lubricants memastikan stok oli domestik aman meski konflik AS-Israel vs Iran berpotensi… Read More

4 hours ago