Jakarta – Satgas Penanganan Covid-19 masih menemukan beberapa kasus positif Covid yang muncul setelah kegiatan keagamaan. Untuk itu, Satgas mengimbau masyarakat agar dapat menerapkan protokol kesehatan selama melakukan kegiatan keagamaan dan bahkan membatasinya jika memungkinkan untuk dilakukan.
Pada Mei hingga 22 November 2020, Dr. Dewi Nur Aisyah, Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Covid-19, mencatat ada 237 kasus positif dan 17 cluster di DKI Jakarta yang berasal dari rumah ibadah dan kegiatan keagamaan. Kasus-kasus positif ini muncul akibat kerumunan dari aktifitas keagamaan seperti, tahlilan/takziah, serta dari kegiatan di rumah ibadah seperti masjid dan gereja.
“Ketika melaksanakan kegiatan keagamaan, pastikan protokol harus diterapkan tidak boleh lengah. Selalu terapkan 3M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, dan Menjaga Jarak),” kata Dewi pada talkshow yang disiarkan melalui kanal YouTube BNPB Indonesia, Rabu, 25 November 2020.
Satgas mengimbau agar setiap rumah ibadah menjalankan protokol kesehatan ketat ketika melakukan kegiatan keagamaan. Selain menerapkan 3M di sepanjang ibadah, Satgas juga meminta rumah ibadah menyediakan perlengkapan protokol kesehatan seperti masker, hand sanitizer, atau tempat mencuci tangan.
“Dengan begitu, setiap jemaah dapat melakukan kegiatan keagamaan dengan aman dan tidak tertular Covid-19,” ucapnya. (*) Evan Yulian Philaret
Poin Penting Bank Indonesia (BI) menambah kuota dan memajukan jadwal pemesanan tukar uang tahap kedua… Read More
Poin Penting PT Kereta Api Indonesia Daop 6 Yogyakarta memastikan diskon 30% tiket KA Lebaran… Read More
Poin Penting Menkop menargetkan percepatan pembangunan 30.336 Kopdes Merah Putih untuk memperkuat ekonomi desa dan… Read More
Poin Penting Bank Jambi menjamin mengganti penuh dana nasabah yang hilang jika audit membuktikan ada… Read More
Poin Penting JPMorgan Chase menutup rekening Donald Trump dan bisnisnya pada Februari 2021, sekitar sebulan… Read More
Poin Penting Dalam FGD yang digelar Nusantara Impact Center, Wijayanto Samirin menegaskan risiko bisnis tidak… Read More