Jakarta – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 meminta daerah yang menjadi destinasi wisata di Indonesia untuk mengantisipasi munculnya klaster baru saat libur panjang. Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito mengingatkan agar daerah wisata selalu menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
“Kami mengingatkan besok (28 Oktober 2020) sampai akhir minggu ini adalah libur panjang. Untuk daerah-daerah destinasi wisata, kami mohon kesiapsiagaannya untuk mengantisipasi timbulnya klaster libur panjang,” ujar Wiku pada keterangan pers yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, di Jakarta.
Wiku meminta Pemerintah Daerah untuk membatasi tingkat kapasitas kunjungan di lokasi wisata, maksimal 50% dari total pengunjung. Pemda nantinya dapat bekerjasama dengan pengelola wisata dalam mengoptimalkan satuan tugas daerah dan fasilitas kesehatan yang ada, terutama untuk tracing dan screening.
Wiku mengingatkan masyarakat untuk belajar dari pengalaman libur panjang sebelumnya yang terbukti berdampak pada penambahan kasus positif di tingkat nasional. Hari libur panjang memicu kerumunan di berbagai lokasi yang dikunjungi masyarakat selama masa liburan dan ketidakpatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan.
Masa liburan kerap digunakan masyarakat untuk mengunjungi destinasi wisata maupun pulang kampung untuk menemui sanak saudara. Terkait hal ini, Satgas Penanganan COVID-19 menghimbau masyarakat untuk tetap menjauhi daerah-daerah yang ramai dikunjungi saat liburan. (*) Evan Yulian Philaret
Poin Penting Bank Indonesia (BI) menambah kuota dan memajukan jadwal pemesanan tukar uang tahap kedua… Read More
Poin Penting PT Kereta Api Indonesia Daop 6 Yogyakarta memastikan diskon 30% tiket KA Lebaran… Read More
Poin Penting Menkop menargetkan percepatan pembangunan 30.336 Kopdes Merah Putih untuk memperkuat ekonomi desa dan… Read More
Poin Penting Bank Jambi menjamin mengganti penuh dana nasabah yang hilang jika audit membuktikan ada… Read More
Poin Penting JPMorgan Chase menutup rekening Donald Trump dan bisnisnya pada Februari 2021, sekitar sebulan… Read More
Poin Penting Dalam FGD yang digelar Nusantara Impact Center, Wijayanto Samirin menegaskan risiko bisnis tidak… Read More