Jakarta – Satgas Penanganan Covid-19 mengapresiasi inisiatif pendirian posko Covid di provinsi-provinsi yang belum melaksanakan PPKM Mikro. Peran posko Covid di setiap daerah sangat penting untuk monitoring dan pengendalian Covid-19.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan, saat ini terdapat 426 posko yang tersebar pada 12 provinsi non-PPKM Mikro. Provinsi-provinsi tersebut antara lain adalah Sulawesi Barat, Lampung, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tenggara dan Gorontalo.
“Keberadaan Posko di tingkat terbawah, merupakan bagian kebijakan COVID-19 dan merefleksikan kemandirian bangsa,” ujarnya pada keterangan pers virtual, 13 April 2021.
Ke depan, pembentukan posko Covid-19 diharapkan akan semakin banyak. Sehingga penanganan Covid-19 di tingkat terkecil akan semakin efektif.
Sebagai informasi, jumlah pos komando (posko) COVID-19 yang sudah terbentuk mencapai 14.093 posko yang tersebar di 31 provinsi dan 323 kabupaten/kota di Indonesia per 11 April 2021. Keberadaan Posko ini berdampak signifikan dalam meningkatkan disiplin protokol kesehatan dan perkembangan baik pada penurunan kasus positif. (*) Evan Yulian Philaret
Poin Penting BGN meminta maaf atas insiden keamanan pangan dalam program MBG di SPPG Pondok… Read More
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More
Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More
Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More
Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More
Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More