Ekonomi dan Bisnis

Sasar Nasabah Affluent, Prudential dan Standar Chartered Luncurkan PRUTreasure Dollar

Poin Penting

  • Prudential dan Standard Chartered meluncurkan PRUTreasure Dollar, asuransi jiwa dwiguna berbasis USD yang menyasar nasabah affluent dan high net worth.
  • Produk menawarkan proteksi 15 tahun dengan premi 5 tahun, manfaat tunai tahunan 10%, serta manfaat hidup hingga 570% dari premi tahunan.
  • Dirancang untuk diversifikasi aset dan lindungi nilai kekayaan, seiring meningkatnya kebutuhan proteksi berbasis dolar di tengah inflasi dan volatilitas global.

Jakarta – Prudential Indonesia memperluas penetrasi asuransi berbasis mata uang asing dengan meluncurkan PRUTreasure Dollar bersama mitra bancassurance Standard Chartered Indonesia.

Produk asuransi jiwa tradisional dwiguna kombinasi ini menyasar segmen affluent hingga high net worth yang membutuhkan proteksi sekaligus perencanaan keuangan berbasis dolar Amerika Serikat (USD).

Peluncuran produk tersebut dilakukan di tengah meningkatnya kebutuhan diversifikasi aset dan perlindungan nilai kekayaan dari risiko inflasi serta fluktuasi nilai tukar. Dalam 15 tahun terakhir, inflasi kumulatif tercatat sekitar 64,7 persen, yang berdampak pada kenaikan biaya hidup dan kebutuhan keluarga.

Baca juga: MES dan Prudential Bersinergi Wujudkan Ekonomi Inklusif bagi Perempuan

Vice President Director Prudential Indonesia Vikas Sinha mengatakan, PRUTreasure Dollar dihadirkan sebagai solusi berbasis USD yang memadukan perlindungan jiwa dengan manfaat hidup yang terstruktur, sehingga dapat membantu keluarga Indonesia.

“Khususnya nasabah Standard Chartered Indonesia dalam menjaga nilai aset dan mempersiapkan masa depan di tengah dinamika ekonomi global,” ujarnya, Kamis, 19 Februari 2026.

Struktur dan Manfaat Produk

Secara struktur, produk ini menawarkan perlindungan selama 15 tahun dengan masa pembayaran premi lima tahun. Premi tahunan ditetapkan minimum USD 10.000 dan maksimum USD 200.000, dengan uang pertanggungan hingga USD 1,05 juta.

PRUTreasure Dollar juga menawarkan manfaat tunai tahunan sebesar 10% dari premi tahunan mulai akhir tahun polis ke-6 hingga ke-15, selama polis aktif. 

Selain itu, tersedia manfaat hidup hingga 570 persen dari premi tahunan apabila tertanggung hidup hingga akhir masa polis, serta manfaat meninggal dunia sebesar 105 persen dari total premi yang telah dibayarkan.

Head of Affluent Segment, Distribution & Wealth Solution Standard Chartered Indonesia Tandy Cahyadi menilai produk ini melengkapi solusi wealth management bagi nasabah affluent, terutama dalam konteks diversifikasi portofolio berbasis mata uang kuat.

“Produk ini mendukung kebutuhan diversifikasi aset, perencanaan keuangan jangka menengah, serta perlindungan terstruktur untuk membantu menjaga keberlanjutan kesejahteraan keluarga.” bebernya.

Baca juga: Jurus Prudential Syariah Genjot Pertumbuhan Nasabah

Produk ini juga dilengkapi fitur Guaranteed Issuance Offering (GIO), yang memberikan kemudahan penerbitan polis tanpa pemeriksaan kesehatan tertentu. Fitur tersebut dinilai dapat mempercepat proses akuisisi sekaligus meningkatkan aksesibilitas produk bagi segmen sasaran.

Dengan strategi ini, Prudential Indonesia mempertegas fokus pada penguatan kanal bancassurance dan penetrasi pasar affluent, seiring meningkatnya permintaan produk proteksi dan perencanaan kekayaan berbasis dolar di tengah dinamika ekonomi global. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

Rupiah Masih Undervalued, Bos BI Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Gubernur BI Perry Warjiyo menyebut pelemahan rupiah dipicu premi risiko global, meski fundamental… Read More

26 mins ago

BI Optimistis Ekonomi Kuartal I 2026 Tetap Tinggi, Ini Pendorongnya

Poin Penting BI proyeksikan ekonomi kuartal I 2026 tetap tinggi, didorong konsumsi rumah tangga, stimulus… Read More

1 hour ago

IHSG Ditutup Terkoreksi, Turun ke Level 8.274

Poin Penting IHSG ditutup melemah 0,43 persen ke level 8.274,08 pada Kamis (19/2/2026). Sebanyak 366… Read More

1 hour ago

BI Catat Kredit Perbankan Januari 2026 Tumbuh 9,96 Persen

Poin Penting BI mencatat kredit perbankan Januari 2026 tumbuh 9,96 persen yoy, naik tipis dari… Read More

2 hours ago

Bank Aladin Syariah Jaga Kualitas Pembiayaan Lewat Strategi Ekosistem

Poin Penting PT Bank Aladin Syariah Tbk fokus jaga kualitas pembiayaan lewat strategi ekosistem dan… Read More

2 hours ago

Bos BRI Ungkap Alasan Kredit Perbankan Melambat di 2025

Poin Penting Pertumbuhan kredit perbankan 2025 melambat ke 9,69% (yoy), dipicu turunnya permintaan kredit konsumsi… Read More

2 hours ago