Prudential Indonesia memperkuat penetrasi produk asuransi berbasis mata uang asing dengan meluncurkan PRUTreasure Dollar bersama mitra bancassurance Standard Chartered Indonesia.
Poin Penting
Jakarta – Prudential Indonesia memperluas penetrasi asuransi berbasis mata uang asing dengan meluncurkan PRUTreasure Dollar bersama mitra bancassurance Standard Chartered Indonesia.
Produk asuransi jiwa tradisional dwiguna kombinasi ini menyasar segmen affluent hingga high net worth yang membutuhkan proteksi sekaligus perencanaan keuangan berbasis dolar Amerika Serikat (USD).
Peluncuran produk tersebut dilakukan di tengah meningkatnya kebutuhan diversifikasi aset dan perlindungan nilai kekayaan dari risiko inflasi serta fluktuasi nilai tukar. Dalam 15 tahun terakhir, inflasi kumulatif tercatat sekitar 64,7 persen, yang berdampak pada kenaikan biaya hidup dan kebutuhan keluarga.
Baca juga: MES dan Prudential Bersinergi Wujudkan Ekonomi Inklusif bagi Perempuan
Vice President Director Prudential Indonesia Vikas Sinha mengatakan, PRUTreasure Dollar dihadirkan sebagai solusi berbasis USD yang memadukan perlindungan jiwa dengan manfaat hidup yang terstruktur, sehingga dapat membantu keluarga Indonesia.
“Khususnya nasabah Standard Chartered Indonesia dalam menjaga nilai aset dan mempersiapkan masa depan di tengah dinamika ekonomi global,” ujarnya, Kamis, 19 Februari 2026.
Secara struktur, produk ini menawarkan perlindungan selama 15 tahun dengan masa pembayaran premi lima tahun. Premi tahunan ditetapkan minimum USD 10.000 dan maksimum USD 200.000, dengan uang pertanggungan hingga USD 1,05 juta.
PRUTreasure Dollar juga menawarkan manfaat tunai tahunan sebesar 10% dari premi tahunan mulai akhir tahun polis ke-6 hingga ke-15, selama polis aktif.
Selain itu, tersedia manfaat hidup hingga 570 persen dari premi tahunan apabila tertanggung hidup hingga akhir masa polis, serta manfaat meninggal dunia sebesar 105 persen dari total premi yang telah dibayarkan.
Head of Affluent Segment, Distribution & Wealth Solution Standard Chartered Indonesia Tandy Cahyadi menilai produk ini melengkapi solusi wealth management bagi nasabah affluent, terutama dalam konteks diversifikasi portofolio berbasis mata uang kuat.
“Produk ini mendukung kebutuhan diversifikasi aset, perencanaan keuangan jangka menengah, serta perlindungan terstruktur untuk membantu menjaga keberlanjutan kesejahteraan keluarga.” bebernya.
Baca juga: Jurus Prudential Syariah Genjot Pertumbuhan Nasabah
Produk ini juga dilengkapi fitur Guaranteed Issuance Offering (GIO), yang memberikan kemudahan penerbitan polis tanpa pemeriksaan kesehatan tertentu. Fitur tersebut dinilai dapat mempercepat proses akuisisi sekaligus meningkatkan aksesibilitas produk bagi segmen sasaran.
Dengan strategi ini, Prudential Indonesia mempertegas fokus pada penguatan kanal bancassurance dan penetrasi pasar affluent, seiring meningkatnya permintaan produk proteksi dan perencanaan kekayaan berbasis dolar di tengah dinamika ekonomi global. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Pemerintah membatasi pembelian BBM subsidi (Pertalite dan solar) maksimal 50 liter per kendaraan… Read More
Sepanjang tahun 2025, laba bersih Bank Mega pada tahun 2025 tumbuh sebesar 28% menjadi Rp3,36… Read More
Poin Penting Pemerintah melakukan efisiensi dan refocusing anggaran K/L untuk merespons dampak konflik Timur Tengah… Read More
Poin Penting Pemerintah mengurangi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari 6 hari menjadi 5… Read More
Poin Penting Kontribusi segmen wholesale mencapai sekitar 64 persen dari total portofolio kredit 2025 dan… Read More
Poin Penting Kebijakan WFH berpotensi menghemat APBN sebesar Rp6,2 triliun dari kompensasi BBM, serta menekan… Read More