Jakarta – PT Bank Mandiri berhasil membawa pulang Platinum Trophy atas predikat sangat bagus selama 10 tahun beruntun (2011-2020) di ajang Infobank The Best SOE 2021 yang merupakan rangkaian dari acara peringatan Hari Santri Nasional 2021 yang diselenggarakan di Istana Negara dan Hotel Sangrila, pada Jumat, 22 Oktober 2021. Konsistensi ini tak lepas dari penerapan tata kelola perusahaan yang sangat baik. Bahkan, buah dari penerapan GCG yang sangat baik ini adalah lahirnya talenta-talenta unggul pada industri perbankan Tanah Air.
Total aset institusi keuangan yang dipimpin Darmawan Junaidi sebagai direktur utama ini naik 8,43% menjadi Rp1,42 triliun di 2020. Sementara dana pihak ketiga (DPK)-nya mengalami kenaikan 12,24% secara tahunan menjadi Rp1,04 triliun di 2020. kreditnya tercatat Rp889,22 triliun di 2020, hanya minus 1,68%. Bank Mandiri juga sukses menahan tekanan karena pandemi dengan meningkatkan efisiensi.
Rasio beban operasional terhadap pendapatan operasional (BO/PO)-nya terjaga di level 80,03%. Lebih rendah dari industri perbankan nasional yang sebesar 86,54%. Di samping itu, Bank Mandiri juga mendapat special awards di ajang yang sama sebagai “The Best State-Owned Enterprise in Digital Innovation” berkat kerja kerasnya selama 23 tahun dalam pengembangan layanan digital. Mulai dari peluncuran Financial Super App Livin’ by Mandiri untuk hadirkan customer experience selayaknya layanan cabang dalam genggaman, hingga Wholesale Digital Super Platform Kopra untuk memberikan solusi keuangan terbaik bagi nasabah melalui digitalisasi wholesale banking.
Per Agustus 2021, Bank Mandiri telah mengumpulkan dana sebanyak Rp933,04 triliun. Tumbuh 8,00% secara tahunan dengan rasio CASA terhadap DPK sebesar 72,86%. Sementara biaya dana atau cost of fund (CoF) berada di angka 1,67% atau turun sebesar 110bps secara tahunan. Begitu pula dengan penyaluran kreditnya yang naik sebesar 8,06% yoy per Agustus 2021. (*) Steven Widjaja
Oleh Tim Infobank SEMARANG, sebuah ruang pengadilan menjadi panggung sebuah drama yang memilukan sekaligus mengusik… Read More
Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo memerintahkan reformasi pasar modal setelah IHSG sempat turun ke level 7.800-an… Read More
Poin Penting OJK menargetkan pertumbuhan kredit perbankan 10-12 persen pada 2026, dengan proyeksi pertumbuhan dana… Read More
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More