News Update

Sandiaga Uno Dorong Angka Investor dengan OKe Oce

Jakarta – Wakil gubernur DKI Jakarta Terpilih periode 2017-2022, Sandiaga Uno pada hari ini, Jumat (2/6/2017) meresmikan program One Kecamatan One Center for Entrepreneurship Stock Center (Oke Oce) di Bursa Efek Indonesia (BEI) , Jakarta. Dengan peluncuran program ini Sandi ingin mendorong masyarakat untuk mulai berinvestasi di pasar modal.

“Salah satu yang diinginkan adalah bagaimana investasi di pasar modal ini tidak hanya dinikmati oleh pemodal-pemodal asing dan pemodal besar. Tapi juga para pelaku usaha,”ujar Sandiaga Uno di BEI, Jumat (2/6/2017).

Sandi mengungkapkan dengan diluncurkannya program OKE OCE Stock Center akan memudahkan para pelaku usaha dan calon investor bisa turut berpartisipasi dalam berinvestasi di pasar modal. Sandi mengungkapkan masyarakat kini bisa berinvestasi hanya dengan modal Rp 100.000.

Selain itu Sandi berharap dengan terselenggaranya program ini kelak akan dapat meningkatkan jumlah investor di dalam negeri yang cukup signifikan.

“Dengan jumlah uang yang terbatas Rp 100,000 rupiah mereka sudah bisa berpartisipasi di pasar modal. Begitu banyak usaha kecil menengah yang tumbuh di Jakarta pada saat nya mereka perlu mengubah mindset bahwa nanti mereka perlu berinvestasi juga di pasar modal. Dan berdasarkan laporan terakhir investor dalam negeri meningkat walaupun ini terkait dengan tax amnesty tapi ini jadi modal untuk investor dalam negeri terus berkembang,”katanya.

Sandi juga mengungkapkan, program OK OCE Stock Center ini kelak bisa memberikan keadilan Ekonomi bagi warga Jakarta. Selain itu Sandi juga menargetkan program ini bisa melahirkan 200 ribu pengusaha baru di Jakarta.

“Diharapkan dengan penciptaan 200,000 wirausaha dan lapangan kerja baru bisa dibarengi dengan penciptaan jumlah pemodal-pemodal pelaku investasi di pasar modal yang baru” tutup Sandiaga Uno.(*)

Suheriadi

Recent Posts

Komisi III DPR Dorong Class Action usai Kekerasan Debt Collector Berulang

Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More

23 mins ago

Laba BNI Tumbuh 3,45 Persen Jadi Rp1,68 Triliun di Januari 2026

Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More

1 hour ago

IHSG Perkasa di 8.322, CARS dan TKIM jadi Top Gainers

Poin Penting IHSG ditutup naik ke level 8.322,22 pada 25 Februari 2026, dengan 336 saham… Read More

2 hours ago

5 Strategi Penting Perusahaan Asuransi Syariah Pasca Spin Off

Poin penting PT Asuransi Tri Pakarta memisahkan Unit Usaha Syariah menjadi PT Asuransi Tri Pakarta… Read More

2 hours ago

Kemenkeu Klaim Kesepakatan Pajak Digital dengan AS Tak Ganggu PPN PSME

Poin Penting Kemenkeu memastikan kesepakatan dagang dengan AS tidak mengganggu pemungutan PPN PMSE Indonesia tidak… Read More

2 hours ago

Mendes Minta Setop Izin Baru Alfamart-Indomaret di Desa, Ini Alasannya

Poin Penting Mendes mengusulkan penghentian izin baru minimarket di desa untuk melindungi usaha rakyat dan… Read More

3 hours ago