Categories: Teknologi

Samsung Luncurkan 2 Produk Professional Display

Samsung luncurkan dua produk monitor profesional baru untuk menyasar semua lini bisnis. Salah satu fitur andalan adalah tampilan layar beresolusi tinggi. Indra Haryono.

Jakarta – PT Samsung Electronics Indonesia meluncurkan dua produk andalannya untuk monitor profesional di pasar dalam negeri. Kedua produk tersebut merupakan pengembangan dari produk lama yang sebelumnya dikenal dengan Samsung Smart Signage dan Samsung Hospitality TV.

Produk Smart Singage terbaru yang diluncurkan Samsung memiliki fitur layar dengan resolusi 4K atau sama dengan 4 kali resolusi Full HD. Layar monitor yang diusungnya memiliki ukuran 85″ dan 105″  yang mampu memberikan kerapatan pixel mulai dari 1,5 mm sampai 25 mm dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan di dalam atau di luar ruangan.

“Samsung Smart Signage diluncurkan untuk memberikan kemudahan dan efisiensi melalui solusi-solusi yang inovatif yang akan membantu para pelaku bisnis di Indonesia untuk meningkatkan performa bisnisnya,” ujar Vice President Business and Corporate Affairs Samsung Electronics Indonesia, Kanghyun Lee.

Smart Singage ini juga mengusung fitur manajemen konten yang dapat diatur melalui jaringan internet, yang disebut MagicInfo. Ini merupakan konten manajemen yang intuitif dan cerdas yang disediakan oleh Samsung sehingga memudahkan pengguna untuk mengatur layout dan template serta mampu mengatur jadwal tayangnya sekaligus.

Head of Samsung Display Solution Business, Willy Santosa mengatakan, MagicInfo akan memberikan kemudahan bagi setiap pemiliki Smart Signage untuk mengatur tampilan layarnya sesuai kebutuhan. Selain itu, pengaturan jarak jauh melalui jaringan internet akan semakin memudahkan mengontrol panel monitor dalam jumlah yang banyak secara sekaligus.

“Saat ini, masih banyak yang memakai TV biasa untuk keperluan display. Padahal peruntukan antara TV biasa dengan monitor profesional berbeda. Untuk monitor profesional jelas lebih kuat dan mampu dinyalakan 16 jam per hari atau 24 jam perhari, 7 hari seminggu, dan bisa dinyalakan nonstop terus menerus.

Produk lainnya yang diluncurkan oleh Samsung adalah Hopitality TV atau biasa dikenal dengan Hotel TV. Melalui produk ini, hotel akan mampu memberikan layanan secara personal terhadap tamunya. Pasalnya, menu interaktif akan menyambut setiap tamu yang ada di kamar hotel tersebut untuk menyajikan berbagai menu dari makanan, mini bar, souvenir, dan fasilitas hotel lainnya.

“Pasar yang ada di proffesional display ini merupakan nieche market. Mulai dari sektor financial services, retail, dan public services, termasuk pemerintah pasti ingin melakukan publikasi yang menarik. Kami bisa menyediakan fasilitas tersebut dengan produk-produk yang kami miliki. Harga yang kami tawarkan mulai dari termurah seharga Rp4 juta sampai yang paling mahal dengan fitur yang lengkap seharga Rp1,9 miliar per unitnya,” pungkas Willy.

Apriyani

Recent Posts

Dana Abadi LPDP Tembus Rp180,8 Triliun, Intip Rincian Alokasi dan Penggunaannya

Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More

12 mins ago

MTF Telusuri Dugaan Tindak Pidana yang Mengatasnamakan Perusahaan

Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More

34 mins ago

ISEI Dorong Reformulasi Kebijakan UMKM Lewat Industry Matching di Bogor

Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More

53 mins ago

Bank Mandiri Siapkan Rp44 Triliun Uang Tunai untuk Kebutuhan Ramadan-Lebaran 2026

Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More

2 hours ago

LPDP Minta Maaf atas Polemik Alumni Berinisial DS

Poin Penting LPDP menyampaikan permintaan maaf atas polemik yang ditimbulkan alumni berinisial DS dan menilai… Read More

3 hours ago

AdaKami Berkontribusi hingga Rp10,96 Triliun ke PDB Nasional

Poin Penting Riset LPEM FEB UI: kontribusi AdaKami ke PDB 2024 Rp6,95–Rp10,96 triliun, berdampak ke… Read More

3 hours ago