News Update

Samsung Bakal PHK Besar-besaran, 30 Persen Karyawan Internasional Terdampak

Jakarta – Samsung Elektronics berencana memangkas hingga 30 persen karyawan di beberapa divisi internasional. Rencana PHK tersebut bakal dilaksanakan pada akhir 2024.

Langkah PHK terhadap karyawan bukan tanpa alasan. Dalam sebuah pernyataan dinukil Reuters, Kamis (12/9), Samsung mengatakan PHK ini lantaran adanya penyesuaian tenaga kerja yang dilakukan di beberapa operasi luar negeri secara rutin.

Hal ini ditujukan untuk meningkatkan efisiensi perusahaan. Meski dikatakan tidak ada target khusus untuk rencana tersebut, dan rencana ini juga diklaim tidak berdampak pada staf produksinya.

Baca juga : Angkasa Pura I dan II Resmi Merger, Erick Pastikan Tak Ada PHK Karyawan

Samsung sendiri telah menginstruksikan anak perusahaannya di seluruh dunia untuk memangkas staf penjualan dan pemasaran hingga 15 persen, dan staf administrasi mencapai 30 persen.

Rencana pemangkasan tersebut diperkirakan akan berdampak pada karyawan di seluruh Amerika, Eropa ,Asia hingga Afrika.

Baca juga : 46.240 Pekerja Kena PHK, Terbanyak dari Industri Ini

Saat ini, Samsung telah mempekerjakan total 267.800 orang pada akhir 2023, dan lebih dari separuhnya atau sekitar 147.000 karyawan berkantor di luar negeri.

Adapun Manufaktur dan pengembangan mendominasi sebagian besar pekerjaan tersebut, staf penjualan dan pemasaran berjumlah 25.100. Sementara 27.800 orang bekerja di bidang lain. (*)

Editor : Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

Standard Chartered Beberkan Peluang Investasi pada 2026

Poin Penting Standard Chartered mendorong portofolio yang disiplin, terstruktur (core, tactical, opportunistic), dan terdiversifikasi lintas… Read More

1 hour ago

Profil Juda Agung, Wamenkeu Baru dengan Kekayaan Rp56 Miliar

Poin Penting Presiden Prabowo melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang… Read More

2 hours ago

IHSG Sesi I Ditutup Anjlok 2,83 Persen ke Posisi 7.874, Seluruh Sektor Tertekan

Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More

2 hours ago

Moody’s Pangkas Outlook RI Jadi Negatif, Airlangga: Perlu Penjelasan Soal Peran Danantara

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More

2 hours ago

Outlook Negatif dari Moody’s Jadi Alarm Keras untuk Kebijakan Prabowo

Poin Penting Penurunan outlook dari stabil ke negatif dinilai Celios sebagai peringatan terhadap arah kebijakan… Read More

3 hours ago

Danamon Pede AUM Tumbuh 20 Persen di 2026, Ini Pendorongnya

Poin Penting Danamon targetkan AUM wealth management tumbuh 20 persen pada 2026, melanjutkan capaian 2025… Read More

4 hours ago