News Update

Sambut Libur Natal dan Tahun Baru, Mandiri Siapkan Rp13,73 Triliun

Jakarta – Bank Mandiri menyiapkan dana Rp13,73 triliun untuk mencukupi kebutuhan masyarakat pada saat perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2019. Dana yang disiapkan selama periode 3 Desember 2018 hingga 1 Januari 2019 tersebut meningkat sekitar 50% dari alokasi yang disiapkan pada periode normal.

Dari nilai tersebut, Bank Mandiri mengalokasikan Rp1,9 triliun per hari untuk memasok mesin-mesin ATM perseroan di seluruh Indonesia khususnya di wilayah destinasi wisata. Alokasi harian tersebut juga meningkat 11% dari kondisi normal. Saat ini, Bank Mandiri memiliki 17.391 ATM Mandiri yang tersambung dalam jaringan ATM Link ATM Bersama, ATM Prima dan Visa/Plus di seluruh Indonesia untuk melayani kebutuhan dana tunai nasabah.

Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas mengatakan, pihaknya berharap langkah antisipasi ini dapat membantu masyarakat merayakan Hari Raya Natal dengan kedamaian dan menikmati suasana pergantian tahun dengan penuh sukacita.

“Kami juga akan menerapkan sistem monitoring kecukupan uang dan operasional mesin-mesin ATM agar dapat terus memenuhi kebutuhan masyarakat,” kata Rohan melalui keterangan resminya, di Jakarta, Kamis 13 Desember 2018.

Baca juga: Mandiri Optimis Tumbuhkan Kredit 11,5% Pada 2019

Di samping jaringan ATM, Rohan menambahkan, pihaknya juga telah menyiapkan jaringan electronic banking, seperti fasilitas Mandiri Online, SMS Banking dan Call Center 14000 yang siap selama 7 x 24 jam memberikan layanan online sesuai dengan berbagai kebutuhan nasabah.

Aplikasi Mandiri online, misalnya, saat ini telah dapat digunakan untuk melakukan transfer, pembayaran tagihan listrik telp, kartu kredit, cek mutasi bahkan mengisi kartu e toll dan emoney melalui HP, sehingga berguna saat berkendara ke kampung halaman atau berlibur dan melewati jalan toll.

“Pada libur bersama tanggal 24 Desember 2018 dan hari Natal tanggal 25 Desember 2018, kami juga akan mengoperasikan sebanyak 193 cabang di seluruh Indonesia secara bergantian untuk memberikan layanan secara terbatas, termasuk pembayaran purchase order oleh SPBU Pertamina,” kata Rohan

Khusus pada 24 Desember 2018, jumlah cabang yg operasional sebanyak 165 kantor dan pada 25 Desember sebanyak 136 cabang. (*)

Suheriadi

Recent Posts

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

4 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

4 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

4 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

4 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

4 hours ago

IHSG Ditutup Melesat 4,42 Persen ke Level 7.279, BRPT hingga PTRO jadi Top Gainers

Poin Penting IHSG melonjak 4,42% ke level 7.279, dengan mayoritas saham (623) ditutup menguat. Seluruh… Read More

4 hours ago