Ekonomi dan Bisnis

Sambut Imlek 2577, Ini Bisnis Cuan di Tahun Kuda Api Versi Pakar Feng Shui

Poin Penting

  • Tahun Kuda Api membawa energi besar yang membuka peluang cuan sekaligus meningkatkan risiko volatilitas bisnis.
  • Sektor berelemen air, kayu, dan api dinilai paling prospektif, terutama pariwisata, konsumsi, energi, dan pendidikan.
  • Pelaku usaha perlu menjaga ketahanan, strategi cepat, dan disiplin arus kas untuk menghadapi fase menantang pada Tahun Kuda Api.

Jakarta – Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili diproyeksikan membawa dinamika bisnis yang agresif sekaligus menantang. Perayaan Imlek sendiri jatuh pada Selasa, 17 Februari 2026, menandai peralihan dari Tahun Ular Kayu menuju Tahun Kuda Api yang dikenal sarat energi besar, cepat, dan berani.

Pakar feng shui, Yulius Feng, menyebut Tahun Kuda Api membuka peluang cuan di sejumlah sektor usaha, khususnya yang berkaitan dengan elemen air, kayu, api, dan logam. Namun, Founder Feng Shui Consulting Indonesia itu mengingatkan pelaku usaha agar tetap waspada terhadap fase menantang yang menyertai karakter Tahun Kuda Api.

Energi Besar Tahun Kuda Api

Dalam tradisi feng shui, tahun baru kali ini dimaknai sebagai Tahun Kuda Api yang membawa energi optimisme, percepatan, dan keberanian mengambil risiko. Meski demikian, karakter ini juga berpotensi memicu volatilitas apabila tidak diimbangi dengan strategi yang terukur.

Yulius menilai keberhasilan bisnis pada tahun ini sangat ditentukan oleh ketahanan mental, kecepatan mengambil keputusan, dan disiplin dalam menjaga arus kas.

Baca juga: Simak! Jadwal Operasional BCA, BRI, Bank Mandiri, BNI, dan BTN saat Libur Imlek 2026

Sektor Elemen Air Paling Prospektif

Menurut Yulius, sektor berelemen air menjadi salah satu yang paling menjanjikan pada Tahun Kuda Api. Bidang ini mencakup usaha minuman, kafe, pariwisata, hotel, perkapalan, perikanan, hingga transportasi.

“Ini adalah bisnis yang prospeknya bagus di Tahun Kuda Api,” kata Yulius Feng, seperti dikutip Antara, Rabu, 11 Februari 2026.

Peningkatan mobilitas dan aktivitas ekonomi pasca-Imlek diperkirakan menjadi pendorong utama sektor ini.

Elemen Kayu dan Api Dorong Ekspansi

Selain elemen air, Tahun Kuda Api juga memberi peluang besar pada sektor berelemen kayu, seperti perkebunan, tekstil, fesyen, dan kesehatan. Sektor-sektor ini dinilai sejalan dengan pertumbuhan konsumsi domestik dan kebutuhan gaya hidup masyarakat.

Sementara itu, elemen api mencakup lini bisnis energi, batu bara, pendidikan, dan pertunjukan. Karakter agresif elemen api mencerminkan potensi imbal hasil tinggi, namun dengan risiko yang juga tidak kecil.

Baca juga: Menteri Purbaya Pastikan THR PNS 2026 Dibayar Awal Puasa, Ini Rinciannya

Elemen Logam Perlu Strategi Ekstra

Adapun sektor elemen logam—seperti otomotif, alat berat, suku cadang, serta teknologi dan jasa keuangan—diperkirakan menghadapi tekanan lebih besar pada fase awal Tahun Kuda Api.

Yulius mengingatkan Tahun Kuda Api bukan hanya soal keberanian berekspansi, tetapi juga soal kemampuan bertahan. “Di tahun kuda api ini akan mengalami fase menantang, sehingga dibutuhkan daya tahan, strategi cepat untuk menyelesaikan masalah di dalam bisnis tersebut,” ujarnya.

Dengan karakter energi yang cepat dan dinamis, Tahun Kuda Api menuntut pelaku usaha dan investor untuk lebih adaptif, disiplin, serta tidak terjebak euforia pertumbuhan semata. (*)

Editor: Yulian Saputra

Prima Gumilang

Recent Posts

KB Bank Ramadan Berbagi 2026: Menguat dalam Kebersamaan, Tumbuh dengan Keberkahan

Jakarta - PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan tema “Menguat dalam Kebersamaan, Tumbuh dengan Keberkahan” di Kantor Pusat KB Bank, Jakarta,… Read More

16 mins ago

Tragedi Bantargebang Terulang, Longsor Gunungan Sampah Tewaskan 4 Orang

Poin Penting: Longsor gunungan sampah di Bantargebang menewaskan empat orang dan kembali menyoroti krisis pengelolaan… Read More

44 mins ago

Belum Mampu Rebound, IHSG Ditutup pada Level 7.337

Poin Penting IHSG ditutup melemah 3,27 persen ke level 7.337 pada perdagangan 9 Maret 2026.… Read More

48 mins ago

Panglima TNI Siaga 1: Pasukan dan Alutsista Disiapkan, Ada Apa?

Poin Penting: Status Siaga 1 TNI merupakan tingkat kesiapan tertinggi di militer yang menandakan pasukan,… Read More

57 mins ago

Harga Minyak Sempat Tembus USD100 per Barel, Purbaya Buka Suara soal APBN dan BBM

Poin Penting Pemerintah akan mengevaluasi pergerakan harga minyak dunia selama satu bulan sebelum menentukan kebijakan… Read More

1 hour ago

RUPST BNI Sepakat Tebar Dividen Rp13,02 Triliun atau 65 Persen dari Laba 2025

Poin Penting RUPST BNI menyetujui pembagian dividen Rp13,02 triliun dari laba bersih 2025. Nilai tersebut… Read More

2 hours ago