Ilustrasi. Tips kelola angpao Imlek 2025. (Foto: Freepik)
Poin Penting
Jakarta – Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili diproyeksikan membawa dinamika bisnis yang agresif sekaligus menantang. Perayaan Imlek sendiri jatuh pada Selasa, 17 Februari 2026, menandai peralihan dari Tahun Ular Kayu menuju Tahun Kuda Api yang dikenal sarat energi besar, cepat, dan berani.
Pakar feng shui, Yulius Feng, menyebut Tahun Kuda Api membuka peluang cuan di sejumlah sektor usaha, khususnya yang berkaitan dengan elemen air, kayu, api, dan logam. Namun, Founder Feng Shui Consulting Indonesia itu mengingatkan pelaku usaha agar tetap waspada terhadap fase menantang yang menyertai karakter Tahun Kuda Api.
Dalam tradisi feng shui, tahun baru kali ini dimaknai sebagai Tahun Kuda Api yang membawa energi optimisme, percepatan, dan keberanian mengambil risiko. Meski demikian, karakter ini juga berpotensi memicu volatilitas apabila tidak diimbangi dengan strategi yang terukur.
Yulius menilai keberhasilan bisnis pada tahun ini sangat ditentukan oleh ketahanan mental, kecepatan mengambil keputusan, dan disiplin dalam menjaga arus kas.
Baca juga: Simak! Jadwal Operasional BCA, BRI, Bank Mandiri, BNI, dan BTN saat Libur Imlek 2026
Menurut Yulius, sektor berelemen air menjadi salah satu yang paling menjanjikan pada Tahun Kuda Api. Bidang ini mencakup usaha minuman, kafe, pariwisata, hotel, perkapalan, perikanan, hingga transportasi.
“Ini adalah bisnis yang prospeknya bagus di Tahun Kuda Api,” kata Yulius Feng, seperti dikutip Antara, Rabu, 11 Februari 2026.
Peningkatan mobilitas dan aktivitas ekonomi pasca-Imlek diperkirakan menjadi pendorong utama sektor ini.
Selain elemen air, Tahun Kuda Api juga memberi peluang besar pada sektor berelemen kayu, seperti perkebunan, tekstil, fesyen, dan kesehatan. Sektor-sektor ini dinilai sejalan dengan pertumbuhan konsumsi domestik dan kebutuhan gaya hidup masyarakat.
Sementara itu, elemen api mencakup lini bisnis energi, batu bara, pendidikan, dan pertunjukan. Karakter agresif elemen api mencerminkan potensi imbal hasil tinggi, namun dengan risiko yang juga tidak kecil.
Baca juga: Menteri Purbaya Pastikan THR PNS 2026 Dibayar Awal Puasa, Ini Rinciannya
Adapun sektor elemen logam—seperti otomotif, alat berat, suku cadang, serta teknologi dan jasa keuangan—diperkirakan menghadapi tekanan lebih besar pada fase awal Tahun Kuda Api.
Yulius mengingatkan Tahun Kuda Api bukan hanya soal keberanian berekspansi, tetapi juga soal kemampuan bertahan. “Di tahun kuda api ini akan mengalami fase menantang, sehingga dibutuhkan daya tahan, strategi cepat untuk menyelesaikan masalah di dalam bisnis tersebut,” ujarnya.
Dengan karakter energi yang cepat dan dinamis, Tahun Kuda Api menuntut pelaku usaha dan investor untuk lebih adaptif, disiplin, serta tidak terjebak euforia pertumbuhan semata. (*)
Editor: Yulian Saputra
Jakarta - PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan tema “Menguat dalam Kebersamaan, Tumbuh dengan Keberkahan” di Kantor Pusat KB Bank, Jakarta,… Read More
Poin Penting: Longsor gunungan sampah di Bantargebang menewaskan empat orang dan kembali menyoroti krisis pengelolaan… Read More
Poin Penting IHSG ditutup melemah 3,27 persen ke level 7.337 pada perdagangan 9 Maret 2026.… Read More
Poin Penting: Status Siaga 1 TNI merupakan tingkat kesiapan tertinggi di militer yang menandakan pasukan,… Read More
Poin Penting Pemerintah akan mengevaluasi pergerakan harga minyak dunia selama satu bulan sebelum menentukan kebijakan… Read More
Poin Penting RUPST BNI menyetujui pembagian dividen Rp13,02 triliun dari laba bersih 2025. Nilai tersebut… Read More