KrediOne hadir dalam ajang Singapore FinTech Festival (SFF) 2025
Poin Penting
Jakarta – KrediOne mencatat telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp5,4 triliun hingga kuartal III 2025. Angka tersebut tumbuh 390 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan periode sama pada tahun sebelumnya sebesar Rp1,1 triliun.
“Angka ini mencerminkan peningkatan kepercayaan publik terhadap layanan KrediOne yang inklusif dan berdampak, serta pelayanan dan perlindungan pelanggan yang terus kami jaga,” ujar Kuseryansyah dalam keterangan resmi, Minggu, 16 November 2025.
Kuseryansyah juga menyampaikan pentingnya peran aktif perusahaan dalam mendorong kolaborasi teknologi untuk memperkuat industri pinjaman daring Indonesia agar semakin berdampak dan berkelanjutan.
Baca juga: KrediOne Perkuat Literasi Keuangan Digital ke Generasi Muda
Untuk itu, KrediOne hadir dalam ajang Singapore FinTech Festival (SFF) 2025, pameran dan konferensi keuangan digital terbesar dan paling berpengaruh di dunia.
Acara yang berlangsung di Singapore Expo pada 12–14 November 2025 dengan tema “Technology Blueprint for The Next Decade of Finance” tersebut menghadirkan berbagai inovasi teknologi terbaru, forum strategis, ruang kerja sama dan kolaborasi dengan ekosistem pendukung fintech global.
“Partisipasi kami di Singapore FinTech Festival merupakan bukti komitmen KrediOne untuk terus berinovasi, memperluas adopsi teknologi, serta memperkuat industri pindar Indonesia. Bagi KrediOne, kolaborasi menjadi kunci untuk menciptakan industri yang semakin inklusif, berdampak, dan berkelanjutan,” sambung Kuseryansyah.
Dia menegaskan, sebagai perusahaan pindar berizin dan diawasi OJK, KrediOne memperkuat fokusnya pada penerapan teknologi artificial intelligence (AI), mulai dari analisis risiko, penyaluran pembiayaan, hingga perlindungan dan peningkatan kualitas layanan konsumen.
Baca juga: KrediOne Salurkan Rp9,7 Triliun, Dukung Literasi dan Inklusi Keuangan Nasional
Bagi KrediOne, teknologi AI menjadi fondasi strategis untuk memastikan proses yang lebih cepat, presisi, dan tetap berlandaskan pada prinsip consumer centric.
Dengan jumlah pengunjung mencapai 65 ribu peserta dari 134 negara dan wilayah, SFF 2025 menjadi ruang kolaboratif bagi KrediOne untuk menjalin kerja sama strategis dan memperluas jejaring global yang berorientasi pada masa depan.
Kuseryansyah berharap kehadiran KrediOne di Singapore FinTech Festival 2025 dapat memperkuat citra positif industri pindar Indonesia, membuka ruang kolaborasi global, serta memberikan kontribusi terhadap pembangunan ekosistem keuangan digital yang lebih inklusif, inovatif, dan berkelanjutan. (*)
Editor: Yulian Saputra
Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More
Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More
Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More
Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More
Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More