Ilustrasi myBCA. (Foto: Dok BCA)
Jakarta – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memberikan penjelasan terkait kabar hilangnya dana nasabah di Salatiga senilai Rp68,5 juta dari rekeningnya melalui transaksi QRIS.
Hal ini dibagikan oleh nasabah Bernama Evita melalui kanal YouTube Mr. Bert. Kejadian tersebut terjadi pada 26 September 2023 lalu, saat Evita ingin melakukan transaksi, namun gagal akibat saldo di rekeningnya tidak cukup.
Baca juga: BCA Tutup Rekening Saldo Rp0, Ini Cara Cek Rekening Masih Aktif atau Tidak
Terkait hal tersebut, EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn menyatakan bahwa BCA senantiasa melaksanakan bisnis dan operasional sesuai dengan aturan dan regulasi yang berlaku.
“Saat ini, keluhan nasabah tersebut sedang dalam proses penanganan oleh pihak yang berwenang. BCA menghormati serta akan mendukung proses hukum yang sedang berlangsung sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Hera dalam keterangannya dikutip 15 November 2023.
Di samping itu, Hera mengatakan, dalam memberikan layanan kepada nasabah, BCA selalu memperhatikan keamanan nasabah dalam bertransaksi.
“Hal tersebut dilakukan antara lain dengan meminta nasabah memasukkan Kode Akses dan Personal Identification Number (PIN) saat nasabah melakukan transaksi finansial pada BCA mobile,” jelasnya.
Baca juga: blu by BCA Digital Luncurkan Kartu Debit Fisik, Ini Keunggulannya
BCA juga kembali mengimbau nasabah setia untuk tidak memberikan data yang bersifat rahasia kepada pihak manapun (termasuk kerabat atau orang terdekat), seperti:
Editor: Rezkiana Nisaputra
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More