Muliaman; Syarat mudah untuk WNA. (Foto: Zidni Hasan).
Dalam waktu dekat, bank-bank BUMN akan membuka cabangnya di Myanmar dengan status Full branch, sehingga dapat melayani semua layanan perbankan. Rezkiana Nisaputra
Jakarta – Bank-Bank Badan Usaha Milik Negera (BUMN) ternyata tidak hanya gencar melakukan ekspansi di dalam negeri, namun juga ke luar negeri. Pasalnya, dalam waktu tidak terlalu lama lagi, ada salah satu Bank BUMN yang akan membuka cabangnya di Myanmar
Demikian pernyataan tersebut seperti disampikan oleh Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Muliaman D Hadad di Jakarta, Senin, 10 Agustus 2015. “Dalam waktu dekat ini, nanti akan ada bank BUMN yang akan buka cabangnya di Myanmar,” ujarnya.
Menurutnya, cabang di Myanmar tersebut akan berstatus Full branch, sehingga dapat melayani semua layanan perbankan. Namun demikian, dirinya belum bisa menyebutkan bank BUMN mana yang akan berekspansi ke Myanmar. “Ya dalam waktu dekat ini,” tukas Muliaman.
Selain Myanmar, OKK juga tengah merampungkan rencana rinci kerjasama dengan otoritas perbankan Timor Leste. Rencana rinci tersebut, kata Muliaman, bertujuan untuk memuluskan langkah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk dalam membuka cabangnya disana.
“Dalam waktu dekat saya akan kesana dengan BRI. sebab OJK dan otoritas Perbankan sana telah melakukan MOU sehingga bank-bank kita akan bisa masuk,” tutup Muliaman. (*)
@rezki_saputra
Poin Penting Prudential Indonesia meluncurkan PRUMapan, asuransi jiwa tradisional yang menyasar milenial dan Gen Z,… Read More
Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More
Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More
Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More
Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More
Poin Penting LPDP menyampaikan permintaan maaf atas polemik yang ditimbulkan alumni berinisial DS dan menilai… Read More