Perbankan

Saku Bisnis Bank Raya jadi Solusi Dukung Bisnis Pengusaha Muda

Jakarta – PT Bank Raya Indonesia Tbk (Bank Raya) baru saja meluncurkan produk baru, yaitu Saku Bisnis. Ini sebagai komitmen Bank Raya dalam mendukung kemajuan bisnis pengusaha muda dan usaha mikro Indonesia.

Direktur Digital & Operasional Bank Raya, Bhimo Wikan Hantoro mengatakan produk Saku Bisnis dilengkapi oleh berbagai layanan transaksi bisnis, seperti pemisahan bujet bisnis, mass transfer dan payroll yang dapat diakses langsung dalam satu aplikasi.

“Ini salah satu yang baru kita launching di bulan ini adalah kita sekarang sudah bisa enabling atau ingin managing small bisnis seakarang gak perlu repot-repot lagi untuk buka account spesifik untuk bisnis. Di Bank Raya semua melalui aplikasi udah bisa langsung dibuka, nempel sama rekening pribadi,” ujar Bhimo dalam dalam acara Gen Z Melek Keuangan Digital Bersiap untuk Masa Depan, Jumat 17 November 2023.

Baca juga: Ini Komitmen Bank Raya Dorong Literasi Keuangan Kaum Gen Z

Lebih jauh Bhimo menjelaskan, misalnya untuk pelaku usaha, dalam produk Saku Bisnis sudah bisa melakukan penggajian dan transfer sekaligus dengan model interral, BI-Fast dan real-time online hingga 10 rekening tujuan.

“Misalnya pelaku usaha sudah punya pegawai, gajian mingguan atau bulanan itu semua bisa dilakukan dengan otomatis one click of a button itu bisa di-push secara otomatis,” jelasnya.

Dia menambahkan, ke depannya di dalam produk ini, pegawai dari pelaku usaha juga bisa mengajukan pinjaman lewat produk Saku Bisnis.

Baca juga: Seberapa Penting Sudut Pandang Keuangan Bagi Generasi Muda?

Rencananya, pada Kuartal I 2024 produk Saku Bisnis juga akan bisa melakukan transaksi pembayaran, top up, dan mutasi rekening bisnis. Di Kuartal II – III 2024, Saku Bisnis bisa melakukan transaksi terjadwal dan manajemen cash flow bisnis.

Kemudian, di kuartal IV 2024, Saku Bisnis akan bisa digunakan untuk melakukan invoice sederhana dan kelola lebih dari 1 bisnis sekaligus. (*)

Irawati

Recent Posts

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

4 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

5 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

5 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

6 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

7 hours ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

8 hours ago