Categories: Market Update

Saham Unggulan Diburu, IHSG Menguat 43 Poin

Jakarta–Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 43,377 poin atau 0,92% ke level 4.775,860 pada perdagangan Kamis, 11 Febuari 2016. Sementara indeks LQ45 ditutup melonjak 9,384 poin atau 1,13% ke level 839,019.

Indeks berhasil ditutup menguat, seiring aksi beli saham unggulan, khususnya terhadap saham sektor aneka industri. Sektor tersebut menguat sebesar 4,07%, disusul sektor industri dasar naik 1,84%.

Sementara sektoral saham yang masih mengalami pelemahan di lantai bursa yaitu sektor perkebunan sebesar 0,4%.

Perdagangan hari ini sendiri berjalan sangat ramai dengan frekuensi sebanyak 251.788 kali transaksi dan volume 4,654 miliar saham, senilai Rp6,81 triliun. Sebanyak 147 saham naik, 111 saham turun, dan sisanya 104 saham stagnan.

Saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers adalah BLTZ naik Rp1.100 ke Rp5.600, UNVR naik Rp700 ke Rp41.550, INTP naik Rp650 ke Rp19.875, dan MYOR naik Rp400 ke Rp26.500. (*) Dwitya Putra

Paulus Yoga

Recent Posts

Wamen Bima Arya Tegaskan Aturan Main WFH ASN, Pelayanan Publik Tak Boleh Kendur

Poin Penting Pemerintah memastikan kebijakan WFH diterapkan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sektor layanan… Read More

34 mins ago

OJK dan BEI Terapkan Kebijakan HSC, Berikut Penjelasannya

Poin Penting OJK terapkan kebijakan HSC untuk mengidentifikasi konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi pada kelompok… Read More

3 hours ago

Dapat Restu Prabowo, Purbaya Mau Caplok dan Ubah PNM jadi Bank UMKM

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan pengambilalihan PNM dari BPI Danantara untuk dijadikan… Read More

3 hours ago

Rawan Kejahatan Siber, CIMB Niaga Perkuat Keamanan OCTO Biz dengan Sistem Berlapis

Poin Penting Keamanan OCTO Biz diperkuat dengan sistem berlapis termasuk enkripsi data, autentikasi pengguna, dan… Read More

4 hours ago

Permudah Akses Investasi, KB Bank Syariah Hadirkan Deposito iB Online

Poin Penting KB Bank Syariah menghadirkan layanan deposito digital melalui aplikasi BISA Mobile untuk memperluas… Read More

4 hours ago

Purbaya Lapor APBN Tekor Rp240,1 Triliun di Kuartal I 2026

Poin Penting Defisit APBN kuartal I 2026 mencapai Rp240,1 triliun (0,93 persen PDB), lebih tinggi… Read More

4 hours ago