Categories: Market Update

Saham Unggulan Diburu, IHSG Ditutup Melonjak

Jakarta–Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melonjak 79,479 poin atau 1,75% ke level 4.612,565 pada perdagangan Rabu, 4 November 2015. Sementara Indeks LQ45 ditutup meroket 17,108 poin atau 2,20% ke level 794,641.

Aksi beli investor terhadap saham-saham unggulan jadi pendorong indeks bisa kembali menguat hari ini.

Transaksi investor asing sendiri hingga sore hari ini tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp269,95 miliar di seluruh pasar.

Kondisi tersebut mendorong seluruh sektoral saham di lantai bursa menguat, dengan dipimpin saham industri dasar 2,9%.

Perdagangan hari ini sendiri berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 291.430 kali dengan volume 4,991 miliar lembar saham senilai Rp5,44 triliun. Sebanyak 177 saham naik, 106 turun, dan sisanya 74 saham stagnan.

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Gudang Garam (GGRM) naik Rp3.400 ke Rp48.250, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp3.150 ke Rp95.400, Merck (MERK) naik Rp3.000 ke Rp138.000, dan Indocement (INTP) naik Rp1.300 ke Rp20.500. (*) Dwitya Putra

Paulus Yoga

Recent Posts

GoPay Kini Bisa Tarik Tunai Tanpa Kartu di ATM BRI dan Bank BJB, Ini Caranya

Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More

11 hours ago

Animo Tinggi, BRI Kanwil Jakarta II Tambah Kuota Mudik Gratis jadi 2.750 Pemudik

Poin Penting BRI Kanwil Jakarta II menambah kuota mudik gratis menjadi 2.750 pemudik dengan 55… Read More

11 hours ago

Proteksi Pemudik 2026, BRI Life Andalkan Produk Asuransi Digital MODI

Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More

11 hours ago

Adira Finance Lepas 300 Pemudik ke Solo dan Yogyakarta, Dapat Cek Kesehatan dan Asuransi

Poin Penting Adira Finance memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta melalui program… Read More

12 hours ago

BI Borong SBN Rp86,16 Triliun hingga Maret 2026, Buat Apa?

Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More

13 hours ago

BI Tegaskan Beli Tunai Dolar AS Tak Dibatasi, Ini Aturan Barunya

Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More

13 hours ago