Market Update

Saham-Saham Ini Berpotensi Cuan di Tengah Memanasnya Perang Iran-AS

Poin Penting

  • Sektor komoditas berpeluang cuan karena perang Iran-AS dinilai mendorong kenaikan harga emas dan minyak sehingga menguntungkan saham energi dan tambang.
  • Sejumlah saham direkomendasikan analis dan sekuritas, seperti MDKA, ANTM, ELSA, ENRG, AKRA, SOCI, ESSA, MEDC, TINS, BRMS, dan RAJA dengan target harga serta level trading tertentu.
  • Investor disarankan disiplin menerapkan strategi entry, target, dan cut loss mengingat volatilitas pasar masih tinggi akibat sentimen geopolitik.

Jakarta – Analis Pasar Modal sekaligus Founder Republik Investor, Hendra Wardana, menilai memanasnya konflik antara Iran dan Amerika Serikat (AS) tidak akan berdampak negatif ke seluruh sektor.

“Justru sektor berbasis komoditas berpotensi menjadi penopang,” kata Hendra dalam keterangannya dikutip, Senin, 2 Maret 2026.

Menurutnya, kenaikan harga emas dan minyak memberi peluang pada saham-saham seperti PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) trading buy dengan target 3.900 dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) buy dengan target 4.500. 

Baca juga: Adu Laba BCA, BRI, Bank Mandiri, dan BNI di 2025, Siapa Paling Cuan?

Di sektor energi, PT Elnusa Tbk (ELSA) menarik trading buy dengan target 900, PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) trading buy dengan target 1.900, serta PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) speculative buy dengan target 1.400. 

“Selain itu, PT Soechi Lines Tbk (SOCI) juga menarik dicermati sebagai trading buy dengan target 750, seiring meningkatnya aktivitas dan tarif pengangkutan energi di tengah volatilitas harga minyak,” imbuhnya.

Disiplin Money Management

Kemudian, tim riset Kiwoom Sekuritas Indonesia juga menyampaikan bahwa potensi trading di saham-saham berbasis komoditi terdampak perang seperti energi dan emas mungkin bisa dilirik, dengan mengedepankan disiplin money-management yang ketat.

Baca juga: Tren Investasi Kripto dan Emas 2026, Mana yang Berpotensi Paling Cuan?

Kiwoom Sekuritas merekomendasikan beberapa saham dari sektor energi dan emas, antara lain AKRA, PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA), PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), dan PT Timah Tbk (TINS).

Trading Idea:

AKRA

Entry Buy: 1.260-1.295

Target Price: 1.335-1.375

Support: 1.245-1.260

Cut loss: 1.235

ESSA

Entry Buy: 630-645

Target Price: 665-685

Support: 620-630

Cut loss: 610

MEDC

Entry Buy: 1.680-1.725

Target Price: 1.780-1.835

Support: 1.655-1.680

Cut loss: 1.645

TINS

Entry Buy: 4.480-4.600

Target Price: 4.740-4.880

Support: 4.420-4.480

Cut loss: 4.400.

Rekomendasi Tambahan dari KISI

Sementara itu, Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI) merekomendasikan saham sektor emas seperti PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) dengan support di 965 dan resistance di 1.200.

Baca juga: Harga Minyak Naik Imbas Perang Iran, Ini Wanti-Wanti Jusuf Kalla

Sementara, untuk sektor minyak, KISI merekomendasikan PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) karena memiliki upside yang cukup signifikan dengan support di 3.990 dan resisten di 5.450. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Prabowo Klaim Pemulihan Bencana Aceh Tamiang Hampir 100 Persen

Poin Penting Prabowo Subianto menyebut pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang hampir 100 persen, dengan warga… Read More

6 hours ago

Waspada! Modus Fake BTS Kuras Rekening, Begini Cara Menghindarinya

Poin Penting Pelaku menggunakan perangkat ilegal untuk meniru menara BTS, sehingga bisa mengirim SMS phishing… Read More

6 hours ago

Strategi Paramount Land Genjot Penjualan Properti di Momen Lebaran 2026

Jakarta - Momentum Lebaran 2026 dimanfaatkan Paramount Land untuk mengakselerasi penjualan properti melalui kombinasi strategi… Read More

6 hours ago

Sambut Idulfitri, Tugu Insurance Gelar Aksi Kebaikan

Poin Penting Tugu Insurance menyalurkan 1.000 paket sembako dan santunan kepada anak yatim serta keluarga… Read More

6 hours ago

OJK Cabut Izin Usaha Pengelola Aset Kripto Tennet Depository

Poin Penting OJK cabut izin PT Tennet Depository Indonesia sebagai pengelola penyimpanan aset keuangan digital… Read More

8 hours ago

Pemerintah Berlakukan WFH usai Lebaran, Ini Skema dan Alasannya

Poin Penting Pemerintah menerapkan WFH sehari dalam sepekan bagi ASN dan mengimbau sektor swasta untuk… Read More

22 hours ago