Jakarta–Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun tipis 2,67 poin atau 0,06 persen ke level 5.377,99 pada perdagangan Kamis, 16 Februari 2017.
Indeks turun seiring aksi jual saham, khususnya terhadap saham-saham lapis dua atau second liner. Hal tersebut bisa diliat dari posisi Indeks LQ45 yang justru naik tipis 0,68 poin atau 0,08 persen ke level 894,40.
IHSG sendiri terkoreksi di tengah melemahnya pasar saham Asia hari ini, setelah bergerak di antara 5.357-5.359. Sebanyak 113 saham naik, 228 saham turun, 85 saham tidak bergerak, dan 154 saham tidak ditransaksikan.
Hari ini, investor bertransaksi Rp9,65 triliun, terdiri dari transaksi reguler Rp7,77 triliun dan negosiasi Rp1,87 triliun. Di pasar reguler, investor asing membukukan transaksi jual bersih (net sell) Rp227,8 miliar.
Sebanyak empat dari total 10 indeks sektoral melemah, dipimpin sektor agribisnis yang turun 0,93 persen dan pertambangan yang turun 0,57 persen.
Dari Asia, mayoritas indeks saham terkoreksi. Indeks Nikkei225 di Jepang turun 0,47 persen dan Kospi di Korsel melemah 0,1 persen sedangkan Hang Seng di Hong Kong terapresiasi 0,47 persen.
Sore ini, mayoritas indeks saham di Eropa juga melemah sejak dibuka tadi siang. Indeks FTSE100 di Inggris turun 0,44 persen, DAX di Jerman melemah 0,22 persen, dan CAC di Perancis terkoreksi 0,29 persen.
Di pasar valas, nilai tukar rupiah terkoreksi 5 poin (0,04 persen) ke Rp13.322 per dolar AS, setelah bergerak di kisaran Rp13.319-Rp13.336. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More