Ilustrasi: Pergerakan saham bank. (Foto: istimewa)
Jakarta – PT Kresna Graha Investasi Tbk (KREN) berencana melakukan pemecahan nilai nominal saham (stock split). Stock split ini dilakukan guna membuat saham KREN bisa lebih likuid lagi di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Direktur Utama Kresna Graha, Michael Steven menuturkan, rencana tersebut telah disetujui oleh pemegang saham Perseroan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).
“Kami sepakat untuk melakukan stock split satu banding lima (1:5). Stock split ini untuk menambah likuditas saham KREN di Bursa,” tegas Michael.
Michael mengaku, banyak investor asing yang mulai masuk di perusahaan (mengoleksi saham KREN) saat ini. Padahal, pihak KREN ingin sekali saham KREN dimiliki oleh pemegang saham lokal khususnya investor ritel.
“Dengan stock split ini diharapkan saham KREN jadi lebih dijangkau oleh investor kecil. Saya ingin, investor kecil dapat meramaikan pasar modal Indonesia, dan bisa mendapat return yang baik dari hasil koleksi saham KREN nantinya,” ucap Michael. (*) Dwitya Putra
Poin Penting Pertamina resmi membentuk Sub Holding Downstream (SHD) untuk mengintegrasikan Patra Niaga, Kilang Pertamina… Read More
Poin Penting Pertumbuhan hijau dinilai Anindya Bakrie sebagai bagian inti strategi pertumbuhan nasional, mencakup ekonomi,… Read More
Poin Penting BTN menggelar Run for Disabilities sebagai bagian Road to BTN Jakim 2026, menegaskan… Read More
Poin Penting BTN menegaskan komitmen ESG dan inklusivitas melalui BTN Run for Disabilities dengan melibatkan… Read More
Poin Penting Infobank bersama IBI, AAUI, dan APPI menggelar 8th Green Golf Tournament 2026 yang… Read More
Poin Penting Green Golf Tournament 2026 menegaskan komitmen Infobank dan industri jasa keuangan untuk berperan… Read More