Ilustrasi: Pergerakan saham bank. (Foto: istimewa)
Jakarta – PT Kresna Graha Investasi Tbk (KREN) berencana melakukan pemecahan nilai nominal saham (stock split). Stock split ini dilakukan guna membuat saham KREN bisa lebih likuid lagi di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Direktur Utama Kresna Graha, Michael Steven menuturkan, rencana tersebut telah disetujui oleh pemegang saham Perseroan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).
“Kami sepakat untuk melakukan stock split satu banding lima (1:5). Stock split ini untuk menambah likuditas saham KREN di Bursa,” tegas Michael.
Michael mengaku, banyak investor asing yang mulai masuk di perusahaan (mengoleksi saham KREN) saat ini. Padahal, pihak KREN ingin sekali saham KREN dimiliki oleh pemegang saham lokal khususnya investor ritel.
“Dengan stock split ini diharapkan saham KREN jadi lebih dijangkau oleh investor kecil. Saya ingin, investor kecil dapat meramaikan pasar modal Indonesia, dan bisa mendapat return yang baik dari hasil koleksi saham KREN nantinya,” ucap Michael. (*) Dwitya Putra
Tugu Insurance/TUGU telah mencatatkan kinerja solid sepanjang tahun buku 2025 dengan membukukan laba bersih sebesar… Read More
Poin Penting Kemenkeu mempertimbangkan skema pertukaran PNM dengan Geo Dipa untuk memperkuat penyaluran KUR. Fokus… Read More
Poin Penting BRI membagikan dividen tunai Rp52,1 triliun atau Rp346 per saham untuk Tahun Buku… Read More
Dengan tren pencapaian kinerja perusahaan yang gemilang hingga Tahun 2025, Bank Banten berhasil dipercaya dan… Read More
Poin Penting Dua ahli hukum menilai kasus kredit macet Sritex merupakan ranah perdata dan risiko… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendukung rencana OJK menyesuaikan RBB agar perbankan lebih… Read More