Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar. (Foto: Khoirifa)
Poin Penting
Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan tanggapan soal pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang didorong oleh pergerakan saham-saham konglomerat, sementara saham perbankan dengan kapitalisasi pasar jumbo masih terkoreksi.
Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, melihat bahwa keadaan tersebut lebih dipengaruhi oleh dinamika masing-masing perusahaan tercatat yang memiliki kondisi fundamental yang berbeda.
“Saya rasa tidak bisa disamaratakan seperti demikian karena pada gilirannya ada yang lebih dipengaruhi dengan faktor lingkungan, makro maupun juga fundamental pada situasi tertentu ada yang tidak terlalu dipengaruhi,” ucap Mahendra kepada media di Gedung BEI, 9 Oktober 2025.
Baca juga: Menkeu Purbaya Optimistis IHSG bakal ‘To the Moon’ pada 2035
Di sisi lain, kata Mahendra, OJK juga akan terus mendorong perbaikan tata kelola perusahaan atau Good Corporate Governance (GCG), untuk transparansi kredibilitas dari seluruh kinerja di pasar modal.
Tak sampai di situ, OJK juga bakal memperluas akses bagi pemilik saham publik terutama investor ritel, dalam rangka membangun kepercayaan bagi pasar modal di masyarakat. Ini dilakukan agar investor dapat terbiasa berinvestasi di saham yang kredibel dan menerapkan GCG yang baik.
Baca juga: IHSG, Kapitalisasi Pasar, dan RNTH di September 2025 Kompak Cetak Rekor
“Jadi hal-hal ini yang tentu menjadi perhatian kita, jadi tidak mendikotomikan atau mengkontradiksikan antara satu dan lain, karena memang ada dinamikanya. Sedangkan yang secara menyeluruh perbaikan-perbaikan tadi memang harus terus dilakukan,” imbuhnya. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More