Market Update

Saham Indeks INFOBANK15 Bergerak Variatif di Tengah Penguatan IHSG

Poin Penting

  • IHSG tetap menguat, ditutup naik 0,46 persen ke level 8.660,59 meski mayoritas indeks domestik justru bergerak melemah.
  • Sebagian besar indeks utama turun, seperti LQ45, IDX30, Sri-Kehati, serta INFOBANK15 yang melemah 0,62 persen, sementara JII mencatat kenaikan 1,02 persen.
  • Mayoritas saham bank INFOBANK15 menguat secara individual, dipimpin PNBN dan BTPS, meski beberapa bank besar seperti BMRI, ARTO, dan BRIS mengalami tekanan.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Jumat, 12 Desember 2025 berhasil ditutup menghijau di level 8.660,59 atau menguat 0,46 persen dari level 8.620,48. 

Meski demikian, mayoritas indeks dalam negeri bergerak melemah. Ini terlihat dari LQ45 yang turun 0,14 persen ke 848,36, IDX30 -0,11 persen menjadi 434,20, dan Sri-Kehati -0,05 persen menjadi 376,32. Sedangkan, JII naik 1,02 persen menjadi 591,68.

Kemudian, salah satu indeks lainnya, yakni indeks INFOBANK15 yang mengukur kinerja harga dari 15 saham perbankan dengan faktor fundamental yang baik dan likuiditas perdagangan yang tinggi ikut melemah 0,62 persen ke posisi 1.006,54.

Baca juga: Perusahaan Milik Hashim Djojohadikusumo Jadi Pemegang Saham COIN

Namun, mayoritas saham bank dalam indeks INFOBANK15 justru mengalami pergerakan yang menguat, di antaranya adalah:

  • PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN) meningkat 4,37 persen ke posisi Rp1.075
  • PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) naik 2,13 persen ke posisi Rp1.200
  • PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) menguat 0,88 persen ke level Rp230
  • PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) meningkat 0,29 persen pada level Rp1.740
  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) naik 0,28 persen pada level Rp3.630
  • PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) menguat 0,24 persen di level Rp4.240.
Baca juga: Daftar Saham Penopang IHSG Sepekan: BUMI, BRMS hingga DSSA

Sementara itu, saham sisanya mengalami pelemahan dan sebagian stagnan, antara lain: 

  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) turun 2,63 persen di posisi Rp4.820
  • PT Bank Jago Tbk (ARTO) merosot 2,44 persen di level Rp2.000
  • PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) melemah 2,26 persen di posisi Rp2.160
  • PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) turun 1,60 persen ke posisi Rp925
  • PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) merosot 0,85 persen ke level Rp1.165
  • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) flat pada posisi Rp8.000
  • PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) stagnan di level Rp2.440
  • PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) flat  ke level Rp1.350
  • PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) di posisi Rp795. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

OJK Ungkap Penyebab Asuransi Bencana di RI Masih Rendah

Poin Penting OJK menyebut protection gap asuransi bencana masih lebar akibat rendahnya kesadaran dan kepercayaan… Read More

1 hour ago

IHSG Sesi I Masih Ditutup Merah ke Posisi 7.828, Turun 5,91 Persen

Poin Penting IHSG sesi I turun 5,91 persen ke level 7.828,47 dari posisi pembukaan 8.320,55.… Read More

1 hour ago

Kerawanan Tinggi, Tapi Perlindungan Asuransi Bencana di Indonesia Masih Minim

Poin Penting Indonesia berisiko bencana sangat tinggi, peringkat kedua dunia dengan lebih dari 3.000 kejadian… Read More

2 hours ago

Imbas MSCI, Outflow Investor Asing Tembus Rp6,12 Triliun

Poin Penting Outflow investor asing pada perdagangan 28 Januari 2026 mencapai Rp6,12 triliun, dengan tekanan… Read More

2 hours ago

BRI Salurkan KPR Subsidi Rp16,16 Triliun ke 118 Ribu Debitur hingga 2025

Poin Penting BRI menyalurkan KPR subsidi Rp16,16 triliun hingga akhir 2025 kepada lebih dari 118… Read More

2 hours ago

Riset iCIO Ungkap Dinamika Keputusan Investasi Digital di Level Direksi

Poin Penting Sebanyak 41 persen keputusan investasi IT dipimpin CIO/Technology Leaders, namun keterlibatan CEO dan… Read More

3 hours ago