Jakarta – PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) pada hari ini, Rabu, 21 Mei 2025, menggelar paparan publik insidentil untuk memberikan penjelasan terkait lonjakan signifikan pada pergerakan sahamnya.
Diketahui, harga saham FITT dalam sepekan terakhir mengalami kenaikan sebesar 24,76 persen dan sempat menyentuh level tertinggi di posisi Rp310 per saham, dari sebelumnya Rp210 per saham.
Tak hanya itu, dalam sebulan terakhir, harga saham FITT meningkat sebesar 77,03 persen. Secara year-to-date (YtD), saham FITT tercatat telah melonjak hingga 170,10 persen ke posisi Rp262 per saham.
Baca juga: Efek Efisiensi Anggaran, Hotel Fitra (FITT) Merugi Rp2 Miliar Lebih di Q1 2025
Direktur Utama FITT, Joni Rizal, menyatakan bahwa lonjakan harga saham perseroan merupakan hasil dari dinamika pasar dan tidak disebabkan oleh intervensi atau aksi korporasi tertentu.
“Saya tegaskan bahwa lonjakan harga saham murni dinamika pasar. Tidak ada intervensi atau aksi korporasi tertentu,” kata Joni dalam Paparan Publik di Jakarta, Rabu, 21 Mei 2025.
Sebelumnya, Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menghentikan sementara perdagangan saham PT Hotel Fitra International Tbk pada 16 Mei 2025 di Pasar Reguler dan Pasar Tunai.
Baca juga: Pencatatan Saham Perdana Hotel Fitra International
Kebijakan itu diumumkan melalui Pengumuman Nomor: Peng-SPT-00079/BEI.WAS/05-2025, yang diterbitkan pada 15 Mei 2025. Penghentian sementara tersebut dilakukan dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi investor. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Bank Indonesia (BI) menambah kuota dan memajukan jadwal pemesanan tukar uang tahap kedua… Read More
Poin Penting PT Kereta Api Indonesia Daop 6 Yogyakarta memastikan diskon 30% tiket KA Lebaran… Read More
Poin Penting Menkop menargetkan percepatan pembangunan 30.336 Kopdes Merah Putih untuk memperkuat ekonomi desa dan… Read More
Poin Penting Bank Jambi menjamin mengganti penuh dana nasabah yang hilang jika audit membuktikan ada… Read More
Poin Penting JPMorgan Chase menutup rekening Donald Trump dan bisnisnya pada Februari 2021, sekitar sebulan… Read More
Poin Penting Dalam FGD yang digelar Nusantara Impact Center, Wijayanto Samirin menegaskan risiko bisnis tidak… Read More