Saham Bursa Efek Indonesia (BEI) akan kembali di lelang
Jakarta – Saham PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan kembali di lelang hari ini, Rabu, 2 Mei 2018, pada pukul 14:00 di gedung BEI Jakarta.
Mengutip keterbukaan BEI, Rabu, 2 Mei 2018, hal ini sesuai dengan ketentuan angka lV.2. Peraturan Bursa Nomor lll-H tentang “Pelelangan dan Pembelian Kembali Saham Bursa” (Lampiran Keputusan Direksi PF Bursa Efek Indonesia Nomor Kep-00075 BEI 09-2016 tanggal 16 September 2016) dan ketentuan angka 13 Peraturan Bapepam Nomor lll.A.11 tentang “Pelelangan Saham Bursa Efek”.
Adapun saham yang akan dilelang yakni saham milik PT Inti Kapital Selaras dengan no saham 049, PT Overseas Securities dengan no saham 020, PT Magnus Capital dengan no saham 075, PT Brent Securities dengan no saham 141 dan PT Optima Kharya Capital Securities dengan no saham 175.
Sementara persyaratan dan tata cara menjadi peserta lelang adalah sebagaimana diatur dalam ketentuan IV Peraturan Bursa Nomor III H tentang Pelelangan dan Pembelian Kembali Saham Bursa (Lampiran Keputusan Direksi PF Bursa Efek Indonesia Nomor Kep 00075/BEI/09 2016 tanggal 16 September 2016).
Setiap peserta lelang harus terlebih dahulu memenuhi syarat menjadi Anggota Bursa Efek sebagaimana dialur dalam Peraturan Bursa Nomor 111 A tentang Keanggotaan Bursa (Lampiran Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia Nomor Kep 00401/BE1/12 2010 tanggal 28 Desember 2010). (*)
Poin Penting BSI membukukan laba bersih Rp7,57 triliun sepanjang 2025, naik 8,02 persen yoy, ditopang… Read More
Poin Penting Standard Chartered mendorong portofolio yang disiplin, terstruktur (core, tactical, opportunistic), dan terdiversifikasi lintas… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang… Read More
Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More
Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More
Poin Penting Penurunan outlook dari stabil ke negatif dinilai Celios sebagai peringatan terhadap arah kebijakan… Read More