Ilustrasi: Transaksi pasar modal/Erman Sukbekti
Jakarta – Saham PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) kembali melambung hari ini.
Berdasarkan pantauan pasar, Selasa, 40 Januari 2018, hingga pukul 10:40 saham BTPN tercatat melonjak hingga Rp710 atau 21,78% ke Rp3.970.
Bahkan saham bank satu ini sempat mencapai harga tertinggi atau masuk batas auto rijection atas, 24,85% ke Rp4.070.
Kabar penggabungan (merger) perusahaan antara BTPN dengan PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia, diperkirakan masih menjadi salah satu penopangnya.
Sebelumnya pada perdagangan kemarin, saham BTPN melejit hingga harga tertinggi sebesar 24,90% ke Rp3.260.
Kemarin, saham BTPN ditransaksikan sebanyak 276 kali transaksi dengan volume saham sebanyak 13.729 lot saham senilai Rp4,3 miiar. Sementara investor asing tercatat melakukan net buy di saham ini hingga 4.207 lot saham.
Seperti diketahui, kedua manajemen bank menganggap proses penggabungan tersebut sebagai hal positif.
Apalagi kedua bank memiliki fokus yang berbeda. BTPN memiliki fokus ke sektor ritel, sedangkan Sumitomo Mitsui Indonesia saat ini memiliki fokus di segmen korporasi.
Bukan tidak mungkin, jika kedua perusahaan bergabung, BTPN akan menjadi bank yang siap bersaing dengan bank besar di tanah air. (*)
Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More
Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More
Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More
Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More