News Update

Saham BRI Masuk Rekomendasi Beli

Jakarta – Pada perdagangan hari ini laju Indeks harga Saham Gabungan (iHSG) diperkirkan akan berupaya untuk mempertahankan posisinya di atas level 5.700, setelah kemarin mampu melanjutkan pola penguatan jangka pendek.

Analis PT KGI Sekuritas Indonesia, Yuganur Wijanarko mengatakan, optimisme pasar mulai kembali tercermin pada laju IHSG yang berhasil menjebol resisten psikologis intra-day di level 5.700, sehingga momentum positif  mengalahkan aksi kaum beruang yang berusaha menekan IHSG.

“Direkomendasikan untuk melakukan akumulasi secara lebih intensif dari sebelumnya yang meragukan arah ke depan IHSG, apakah akan ke 5.600 atau 5.800,” kata Yuganur di Jakarta, Rabu, 14 Juni 2017.

Dengan demikian jelas Yuganur, adanya peluang penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG di perdagangan hari ini mesti direspons para pelaku pasar dengan mengakumulasi empat saham berikut ini:

1. BBRI dengan target trading di kisaran Rp15.025-Rp15.600.

Secara teknikal, pola perbaikan tren jangka pendek dan menengah pada emiten perbankan BUMN ini membuatnya menarik untuk diakumulasi, melihat kinerja ekspektasi earnings ke depan di 2017 ada pada skenario kenaikan menuju resisten psikologis di kisaran Rp15.025-15.600.

2. PGAS dengan target trading di level Rp2.570.

Pola perbaikan momentum dalam tren jangka pendek dan menengah pada emiten berkapitalisasi besar ini dapat digunakan sebagai peluang trading mengikuti kontinuasi kenaikan berikutnya menuju resisten psikologis hingga kisaran Rp2.570

3. HRUM dengan target trading di kisaran Rp2.250-Rp2.350.

Harga minyak mentah dunia yang berada pada level terendah sejak sepuluh tahun terakhir dan valuasi sektor yang cukup murah, membuat emiten pertmbangan ini menarik untuk diakumulasi secara jangka menengah pada kisaran Rp2.250-Rp2.350.

4. WSBP dengan target trading di kisaran Rp497-Rp520.

Pola perbaikan momentum dalam tren jangka pendek dan menengah pada emiten konstruksi ini dapat digunakan sebagai peluang trading mengikuti kontinuasi kenaikan berikutnya menuju resisten psikologis di level Rp497-Rp520. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Laba Adi Sarana Armada (ASSA) Melesat 81 Persen di 2025, Bisnis Ini Paling Ngebut

Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More

2 hours ago

Pendapatan Agung Podomoro Land (APLN) Tembus Rp3,57 Triliun, Ini Penyumbang Terbesarnya

Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More

3 hours ago

Arus Mudik Mulai Naik, Jasa Marga Imbau Pengguna Tol Pakai 1 Kartu e-Toll

Poin Penting Jasa Marga mengimbau pengguna jalan tol menggunakan satu kartu e-Toll yang sama saat… Read More

5 hours ago

Arab Saudi Rayakan Idul Fitri 20 Maret 2026, Indonesia Segera Putuskan lewat Sidang Isbat

Poin Penting Arab Saudi menetapkan Idul Fitri 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026… Read More

6 hours ago

Mudik Gratis BUMN 2026 Bersama BNI Disambut Antusias, Ribuan Pemudik Rasakan Manfaat

Poin Penting BNI memberangkatkan lebih dari 7.000 pemudik ke berbagai kota di Pulau Jawa dan… Read More

7 hours ago

Berbagi Kebaikan, Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik melalui Program Mudik Bersama Gratis

Mandiri menghadirkan Program Mudik Bersama Gratis melalui kolaborasi dengan pemangku kepentingan strategis, termasuk BP BUMN… Read More

8 hours ago